Home HL Usai Shalat Isya, Rumah Nenek Nurdiana Disantroni Perampok Sadis

Usai Shalat Isya, Rumah Nenek Nurdiana Disantroni Perampok Sadis

174
0

Laporan Meydasari

PALRMBANG, Jodabews.com – Nurdiana (66) terpaksa harus dilarikan dan dirawat di rumah sakit setelah menjadi korban pencurian dengan kekerasan di rumahnya, di Jalan Way Hitam, Komplek Musi 7, Blok S Nomor 2, RT1/7, Kelurahan Siring Agung Palembang, Minggu (10/6/2018) sekitar pukul 19.30 Wib.

Saat ini korban dirawat di RSI Siti Khadijah Palembang karena mengalami luka bacokan di kening dan luka pukulan benda tumpul di badannya akibat serangan dari pelaku perampokan yang menyatroni rumahnya.

Menurut informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban tengah menunaikan shalat Isya di kamarnya. Saat shalat, korban mendengar suara yang mencurigakan dari balik pintu kamarnya tersebut.

Setelah shalat, akhirnya korban menghampiri sumber suara dan membuka pintu kamar. Korban terkejut karena saat membuka pintu, pelaku langsung membacok korban ke arah kepala menggunakan parang.

Tak sampai di situ, pelaku pun kemudian menjambak rambut korban dan membenturkan kepala korban ke dinding hingga tak sadarkan diri. Pelaku pun berhasil menggasak barang berharga yang ada di rumah tersebut dan segera melarikan diri

Kemudian sekitar pukul 20.00 Wib, anak korban Ahmad Fikri (38), warga Jalan Famili 4, RT5/6, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan IB 1 Palembang, mendatangi rumah korban untuk mengantarkan makanan. Ketika hendak masuk kedalam rumah, Ahmad merasa curiga karena pintu depan rumah terbuka sedangkan pagar tertutup rapat.

“Lalu anak saya masuk ke rumah dan mendengar istri saya minta tolong dari kamar. Saat itu istri saya posisinya terlentang dengan kondisi luka berlumuran darah. Melihat kondisi berlumuran darah korban langsung dibawa ke RS Siti Khadijah untuk mendapatkan pertolongan,” ujar Suhaili (67), suami korban. Senin (11/6/2018)

Saat kejadian, Suhaili mengaku tengah berada di masjid sekitar rumahnya untuk melaksanakan shalat tarawih. Dirinya pun mengaku mengetahui kejadian setelah anaknya tersebut memberitahunya saat di masjid.

“Pelaku ngambil uang dan ponsel milik istri saya merek Samsung. Saya curiga pelaku pernah masuk ke rumah saya karena paham dengan kondisi di rumah. Pelaku masuk rumah lewat pintu samping dan langsung menuju kamar,” ujarnya.

Sementara Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Masnoni mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari korban dan tertera dalam LP/689-B /VI/2018/Sumsel/Resta/Sek.IB.1.

“Korban mengalami luka di bagian kepala sebelah kiri, luka di belakang telinga sebelah kiri luka dan patah di Jari tengah tangan kanan. Selain itu juga luka lebam di punggung belakang serta luka lecet di bagian perut sebelah kiri,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa uang tunai sebesar Rp7juta dan satu unit ponsel Samsung Galaxy J2 warna emas.

“Kami sudah melakukan olah TKP dan kini tengah melakukan pengembangan penyelidikan. Tersangka sedang kami buru,” ujar Masnoni. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here