Laporan : Marshal
MUARA ENIM, Jodanews.com – Sijago merah melalap habis sebuah rumah permanen berdinding kayu yang dihuni tiga Kepala Keluarga (KK), Kamis (7/6/2018) sekitar pukul 22.30 tadi malam di Dusun V Desa Penanggiran Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim.
Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, rumah tersebut diketahui milik Mamano (alm) yang dihuni oleh tiga kepala keluarga, yakni Cik Nida, Sarianto dan Lison. Api pertama kali terlihat oleh masyarakat sekitar pukul 22.15 WIB berasal dari dapur rumah korban.
Saat itu, kobaran api sudah mulai membesar. Sementara pemilik rumah, sedang tertidur pulas.
Warga yang melihat api tersebut kemudian langsung meminta pertolongan dan segera mengevakuasi pemilik rumah. Warga kemudian berusaha melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.
Karena rumah sebagiaan besar materialnya dari kayu dan papan sehingga api dengan cepat membesar dan membuat warga kesulitan memadamkan api tersebut. Api tersebut berhasil dipadamkan pukul 23.30 wib, setelah dibantu tiga unit mobil pemadam kebarakan dari MuataEnim.
Kasi Pemadam Kebakaran dan Oprasi Dinas Pemadam Kebakaran Muara Enim, Abu Bakarudin saat dikonfirmasi mengatakan, setelah mendapat informasi dari masyarakat, pihaknya langsung berangkat menuju lokasi kejadian. “Setelah mendapat informasi, kita langsung mengerahkan seluruh tim pemadam. Alhamdulillah, api tersebut dapat dijinakkan pada pukul 23.30 WIB,” ujarnya.
Sementara, Kapolsek Gunung Megang, AKP Iwan Gunawan membenarkan peristiwa tersebut dan pihaknya telah melakukan introgasi kepada saksi-saksi atas kejadiaan ini.
“Benar ada kebakaran di Dusun V Desa Penanggiran. Tidak ada korban jiwa pada persitiwa itu, namun kerugian meteril ditaksir hingga Rp200juta,” ujar Iwan.
Masih menurut Kapolsek Gunung Megang pihaknya telah memeriksa saksi-saksi sementara pemilik rumah belum bisa diperiksa karena masih dalam keadaan trauma.
Ditempat terpisah Kepala BPBD Muara Enim Moh Tasman mengatakan pihaknya telah turun langsung ke lokasi kejadiaan bersama tim dari Damkar Muara Enim untuk melakukan pemdaman dan menghitung kerugiaan yang diakibatkan kebakaran tersebut. “Tim kita bersama-sama dengan Damkar telah turun ke lapangan dan Insya Allah hari ini jika tidak ada halangan kita akan memberikan bantuan kepada korban,” ungkapnya singkat. (Editor Jon Heri)








