Home KODAM Safari Ramadhan, Danrem 072/Pamungkas dan Kapolda DIY Bukber di Kodim 0734/Yogya

Safari Ramadhan, Danrem 072/Pamungkas dan Kapolda DIY Bukber di Kodim 0734/Yogya

143
0

Laporan Abiyasa / Pendim 0734/Yka

YOGYAKARTA, Jodanews.com – Komandan Korem (Danrem)  072/Pamungkas, Brigjen TNI Muhamd Zamroni, bersama Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Safari Ramadhan di Kodim 0734/Yogyakarta, Senin (4/6/2018).

Pada kesempatan itu, Kapolda sempat menyinggung penanganan bentrok yang melibatkan suporter Persebaya Surabaya alias Bonek dengan suporter Persija Jakarta, Jak Mania, di Stadion Sultan Agung. Menurut Kapolda, dalam penanganan bentrok itu terlihat jelas kekompakan aparat keamanan khususnya di DIY.

“Waktu kita menangani bentrok di Bantul itu, semuanya datang. Danrem datang, Kasi Ops juga datang. Semuanya kompak saling dukung dan saling membantu mengatasi persoalan,” ucap Kapolda, Senin petang.

Ia menjelaskan, bentrok Bonek kontra Jak Mania berhasil ditangani dengan baik. Sejak awal, ia meminta anak buahnya agar melokalisir bentrokan hanya di kawasan stadion dan tidak meluas ke wilayah lain. Strategi ini berjalan cukup baik hingga bentrokan akhirnya bisa diredam.

Tidak ada korban jiwa dari bentrokan itu. Kita memang instruksikan agar bentrokan jangan sampai meluas keluar kawasan stadion,” tegasnya.

Bentrokan sendiri terjadi sejak siang hari. Akibat bentrokan itu, puluhan orang dilarikan ke rumah sakit. Tak hanya itu, big match antara Bajul Ijo kontra Macan Kemayoran akhirnya dibatalkan Panpel Pertandingan.

Sementara itu, terkait Safari Ramadhan, Kapolda juga mengapresiasi kekompakan dan sinergitas TNI Polri. “Kalau seperti ini terus kan adem jadinya,” paprnya. Pada kesempatan yang sama diberikan santunan yang diserahkan secara bergantian oleh danrem 072/Pamungkas, Kapolda, serta Forkopimda.

Sebelum kumandang adzan Maghrib terlebih dahulu diisi kultum yang disampaikan Gus Miftah. Dalam paparannya, Gus Miftar mengungkapkan strategi hidup sehat dengan mengatur pola makan. Pada kesempatan itu ia mencontohkan pola makan Rasulullah Muhamamd SAW.

Selama hidupnya, beliau hanya sakit 2 kali itu pun kelas Puskesmas. Kenapa bisa begitu, sabda beliau, “Kami adalah generasi yang tidak makan sebelum lapar, dan berhenti sebelum kenyang”, sitirnya.

Berkat pola makan itu, lanjut Gus Miftah, Rasulullah pernah memenangkan gulat di usia 50 dengan pegulat terbaik di Makkah. “Padahal orang sekarang, kata dokter, di atas usia 30 sudah rentang dengan penyakit degeneratif. Tapi Rasulullah luar biasa,” pungkasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan buka bersama, dan shalat tarawih berjamaah di Masjid Al-Mukmin Makodim.

Dandim 0734/Yogyakarta Letkol Inf Bram Pramudia mengaku senang kegiatan bisa digelar di Kodim Yogya. Kegiatan itu merupakan yang pertama sekaligus termewah yang pernah digelar. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here