Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews.com – Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel berkekuatan 48 personel, melakukan tes urine pada sejumlah sopir bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) di terminal KM 12, Kecamatan Alang-Alang Lebar (ALL), Kamis (7/6/2018) sekitar pukul 16.00 WIB.
Tak hanya itu, seekor anjing pelacak K-9, juga dikerahkan untuk mengendus ada kemungkinan narkoba yang dibawa sopir maupun penumpangnya didalam bus. Setidaknya Ada 17 sopir AKAP yang dilakukan tes urine. Namun, hasilnya negatif. Tidak ada satupun sopir yang terindikasi mengkonsumsi narkoba, begitu juga dalam bus, tidak ada temuan narkoba.
“Artinya, kesadaran sopir akan keselamatan penumpang sangat tinggi. Kami tentu mengapresiasi baik terhadap sopir maupun PO (Perusahaan Otobus)-nya,”ujar Kabag Binopsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel, AKBP Gendi Marzanto yang memimpin langsung jalannya operasi.
Menurut Pamen berpangkat Melati Dua ini, tes urine dilakukan terhadap sopir bus AKAP akan dilakukan secara berkala. Tak hanya jelang Idul Fitri, tetapi juga dilakukan setelah Idul Fitri atau saat arus mudik.
“Kalau nanti ada yang urinenya positif narkoba, ya akan kami proses hukum,”pungkasnya.
Salah satu sopir bus Lorena (PT Eka Sari Lorena) jurusan Bogor-Pekan Baru, Taufik (53) mengatakan, langkah tepat dilakukan tes urine pada setiap sopir. “Tentu ada manfaatnya. Yang jelas, tidak membahayakan penumpang,”ujarnya usai dites urine.
Lanjut Warga Medan ini, dirinya mengaku sudah di tes urine. Hasilnya negatif. “Saya banyak minum air putih biar segar. Tidak puasa karena saya tidak kuat sebab kan perjalanan jauh,”pungkasnya. (Editor Jon Heri)








