Laporan : Inggri
PRABUMULIH,Jodanews.com -Karya Narapidana di Rutan Prabumulih berlomba lomba untuk membuat sebuah benda yang unik dengan biaya yang murah namun bernilai jual yang tinggi.
Kepala Dinas Perundustrian dan Perdagangan Pemkot Prabumulih mengapresiasi karya napi dan rencananya akan dijadikan icon oleh oleh khas Prabumulih untuk diajang ASean Games nantinya.
Junaidi SIP, mengatakan kalau ini mungkin pantas untuk direalisasi terkhusus dari pembinaan yang diajarkan kami akan mempertimbangkannya untuk diproduksi dengan bekerjasama Dinas Koperasi UKM, ketika dikonfirmasi wartawan Jodanews.com Senin (14/05/2018). “Dengan adanya informasi tersebut Kami akan mengusulkan kepada Dewan Kerajinan, karya napi ini akan kami bawa ke pameran di Asian Games 2018 yang diadakan di Kota Palembang nantinya,” ujar Junaidi.
Hal senadapun diungkapkan Penjabat Walikota Richard Cahyadi AP MSI, “ saya sangat mendukung karya tersebut dan mengacungkan jempol terhadap hasil buatan benda para Napi yang diolah dari sebuah koran bekas yang menghasilkan nilai jual dan kalau bisa diusulkan kepada Dinas Koperasi yang ada di Pemkot Prabumulih”, tutur PJ Walikota yang baru dilantik kemarin.
Ditempat terpisah, Ronaldo De vinci Talesa Kepala Rutan Prabumulih, “ kalau nantinya memang ada rencana hasil karya para napi yang ada di rutan, saya bangga artinya mereka tidak sia sia dalam membuat keterampilan yang ada, meskipun mereka berbuat kesalahan namun di sini juga mereka bisa membawa bekal ilmu yang bisa dijadikan usaha”, ungkapnya.
Ronaldo menambahkan, “kalau memang karya mereka didukung Pemerintah Prabumulih maka akan kami pasarkan dan kami produksikan sehingga walaupun mereka dalam masa tahanan namun bisa menghasilkan uang dengan karya mereka masing masing dengan mengolah sebuah koran yang bisa berbentuk orang, tokoh kartun, asbak, Bentuk Hewan yang hanya bermodalkan koran bekas itu dan ini sangat positif untuk di dukung”, pungkasnya. (Editor Jon Heri)








