Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews.com – Belumlah selesai kasus penipuan umrah yang menimpa ribuan calon jamaah Abu Tour and Travel, dengan korban 650 orang warga. dari banyaknya warga itu menderita kerugian Rp 6,9 milyar, dengan perkaranya sempat ditangani Polda Sumsel. Kini kembali lagi dugaan perkara umroh serupa dialami ratusan warga, Jumat (18/5/2018) sekitar pukul 16.00 WIB, mendatangi kantor Hasanah Tour Sriwijaya, Umroh dan Haji.
Kantor Hasanah Tour Sriwijaya, di Jalan HBR Motik, KM 8, kompleks Greentara, No 03, Kelurahan Pulo Gadung, Sukarame, Palembang ramai didatangi para jamaah, baik ibu-ibu, bapak-bapak bahka pria paruh baya hingga perempuan muda. Jumlahnya sekitar 200 orang calon jamaah, sudah lama mendambakan agar bisa menginjakan kaki mereka di tanah suci Mekkah Almukaromah.
Mereka terlihat berkumpul, membahas penundaan umroh dan berharap ada kejelasan solusi dari pihak travel kepada para calon jamaah tersebut. Dari keterangan orang tua Emir mengenakan peci warna putih, tampak mendampingi anak dan menantunya berada di sana mengatakan, anaknya Emir bersama putrinya semestinya berangkat pada Kamis 17 Mei 2018, tetapi dibatalkan.
“Iya jadi keberangkatannya diundur sampai bulan Oktober 2018, anak sama menantu saya mau umroh. Alasan penundaannya ya macam-macam, katanya visa tidak sama dengan paspor, karena itu tertunda. Anak saya sama istri, sudah bayar Rp 23,5 juta satu orangnya, kalikan dua saja,” ungkapnya
Sedangkan salah satu warga saat akan dikonfirmasi, mengatakan langsung saja ke Polda Sumsel. “Konfirmasi ya dek, langsung saja ke Polda Sumsel, karena kita mau ajak warga ini ke Polda Sumsel untuk melapor sore ini (Jumat),” ujarnya.
Tanggapan Dirut Hasanah Tour Sriwijaya yakni Rita, atas kejadian itu mengatakan penudaan keberangkatan hingga dimundurkan, kendalanya karena adanya keterlambatan visa bagi para calon jamaah.
“Keterlambatan visa ini, disebabkan crowded selama bulan ramadan, di kedutaan Arab Saudi. Ya sengaja atau tidaknya, memang visanya belum keluar. Sudah kami ajukan tapi sampai sekarang belum keluar,” tanggapnya.
Kanit Reskrim Iptu Marwan SH saat dikonfirmasi menegaskan adanya ratusan calon jamaah umroh yang menggeruduk kantor Hasanah Tour Sriwijaya, di Jalan HBR Motor, Kecamatan Sukarame Palembang.
“Iya jadi sore tadi warga ramai datang kesana, terus mereka mendatangi Polda Sumsel untuk melaporkan perkara ini. Kami hanya melakukan pengaman saja dalam hal ini,” jelasnya Kanit Reskrim. (Editor Jon Heri)








