Laporan Cindra
MUBA, Jodanews.com – Sial nasib yang dialami Sunarto (55) Askep tanaman PTPN VII Betung. Ia dikroyok beberapa orang dengan senjata tajam yang diduga pencuri buah sawit. Akibat dari peristiwa tersebut korban Sunarto mengalami empat luka tusuk di perut dan bahu sebelah kiri.
Informasi yang berhasil dihimpun peritiwa penusukan tersebut saat korban bersama sopirnya Andi Saputra (33), melakukan patroli atau mengecek area dan karyawan yang sedang bekerja memanen buah sawit, di blok 410 Afdeling II areal perkebunan PTPN VII Betung Dusun VI Simpang Gardu Desa Teluk Kijing III Kecamatan Lais Kabupaten Muba, Rabu (16/5/18), sekira pukul 11.00 wib siang.
Kapolres Muba melalui Kapolsek Lais, AKP Edy Siregar membenarkan adanya kejadian penusukan terhadap korban Sunarto Askep tanaman PTPN VII Betung, di area perkebunan kelapa sawit, sekira pukul 11.00 wib siang.
Dikatakannya, Korban selaku Askep bersama sopirnya mengontrol area mengecek karyawan yang sedang panen buah sawit, dimana saat itu korban bertemu dengan ibu-ibu yang sedang membawa sawit serta menemukan tumpukan buah kelapa sawit yang ditunggui tiga orang laki-laki, kemudian melihat itu korban menyuruh sopirnya untuk berhenti lalu korban menegur ke tiga orang tersebut untuk pergi meninggalkan areal kebun serta tumpukan buah sawit. Namunn ke tiga orang tersebut tidak mau pergi dan mempertahankan buah kelapa sawit hasil panennya tanpa seizin pihak PTPN VII Betung. Setelah itu tiba-tiba datang sekitar 15 orang dari dalam Parit Gajah dengan membawa berbagai peralatan senjata tajam langsung menyerang korban dan sopirnya yang berada di dalam mobil.
“Pelaku pengeroyokan melakukanya dengan cara sebagian melakukan penusukan ke arah korban dari luar mobil yang mengenai perut sebelah kiri dan lengan tangan sebelah kiri, sebagian pelaku merusuk mobil dan sebagian mengancam sopir dengan mengacungkan parang ke leher sopir,” jelasnya.
Masih dikatakannya, Kemudian setelah selesai melakukan pengeroyokan tersebut para pelaku langsung pergi berjalan ke luar areal, sedangkan korban di bawa sopir pergi dari lokasi untuk meminta pertolongan yang mana saat dengan menghubungi Fitriadi melalui via telpon dan meminta untuk dijemput. “Kemudian datang membawa mobil dan langsung membawa korban ke Klinik PTPN VII, lalu dibawa ke Puskesmas Betung dan saat ini sedang dirujuk ke RS Siti Khodijah Palembang. Pelaku pengeroyokan tersebut belum diketahui identitasnya (Lidik), jelasnya. (Editor Jon Heri)








