Laporan Hasan Basri
PALEMBANG, Jodanews.com – Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) merupakan Program Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) yang bertujuan untuk pemberdayaan sosial bagi santri, melalui upaya memperluas akses dan meningkatkan mutu bagi santri berprestasi untuk memperoleh pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Melalui Program tersebut , Sebanyak 221 Santri Pondok Pesantren di Sumatera Selatan telah mendaftar untuk mengikuti PBSB. Sebanyak 150 orang Santri telah lulus administrasi dan akan mengikuti Tes PBSB di MAN 3 Model Palembang Pada tanggal 15 – 16 Mei 2018.
Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam, H Muhammad Ali mengatakan, Tes PBSB ini menggunakan sistem Computer Based Test (CBT). Pelaksanaan tes ini dibagi dalam dua gelombang dan satu gelombangnya dibagi menjadi dua sesi. Untuk gelombang satu sesi satu dilaksanakan pada pagi hari Selasa (15/5) pukul 07.00 WIB sampai 12.00 WIB diikuti 40 orang peserta, dan sesi dua dilaksanakan pukul 12.30 WIB sampai 18.00 WIB akan diikuti 35 orang peserta tes, begitu juga untuk gelombang dua besok.
Selain itu lanjutnya , untuk meningkatkan kualitas SDM pondok pesantren di bidang Sains, teknologi serta kemasyarakatan Program Beasiswa Santri Berprestasi bertujuan agar para santri mampu mengoptimalkan perannya dalam mengisi pembangunan dimasa mendatang melalui penguatan keilmuan perguruan di perguruan tinggi dan program pengabdian pasca pendidikan.
Program ini juga merupakan upaya penguatan pesantren sebagai lembaga pendidikan, dakwah, dan pengembangan masyarakat dengan pembentukan jaringan kerjasama antara dunia pendidikan tinggi dan Pondok Pesantren.
“Saya ucapkan selamat kepada para santri yang sedang mengikuti ujian seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi. Semoga para santri PBSB ini nantinya akan menjadi generasi tangguh dan tonggak berkelanjutan bagi pesantren dan kelak akan menempati posisi penting di Negeri ini. PBSB juga sejalan dengan upaya upaya menjadikan Indonesia sebagai destinasi pendidikan Islam di dunia,” ucapnya.
Dia berharap, kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses, dan saya berharap para santri yang berhasil dalam program ini semoga menjadi generasi tangguh untuk melanjutkan tongkat estapet pembangunan berkelanjutan pada masa yang akan datang,”ujarnya.
Menurut informasi yang didapat dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, kuota beasiswa PBSB tahun ini berjumlah 290 dan tersebar di 14 Perguruan Tinggi Negeri. Keempat belas PTN tersebut terdiri dari tujuh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), yaitu: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Walisongo Semarang, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan UIN Alauddin Makassar.
Tujuh PTN lainnya adalah perguruan tinggi umum, yaitu: Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Cendrawasih (Uncen) Jayapura, dan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Jakarta. (Editor Jon Heri)









