Home HL Widodo : Guru Tugasnya Mendidik Bukan Memberikan Kekerasan

Widodo : Guru Tugasnya Mendidik Bukan Memberikan Kekerasan

141
0

Laporan Hasan Basri

PALEMBANG, Jodanews.com – Di zaman yang penuh dengan tantangan  ini perlu ketahanan budaya,  Agar tidak ada lagi kekerasan di dunia pendidikan Indonesia yang belakangan ini terus muncul ke permukaan secara nasional. Mulai dari guru pukul siswa, siswa pukul guru, kepala sekolah pukul murid dan lain sebagainya.

Terakhir, kasus tersebut mencuat secara nasional disalah satu SMK di Purwokerto, Jawa Tengah. Bahkan seorang guru sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Banyumas. Mencermati fenomena ini, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Drs Widodo MPd menegaskan bahwa potret yang mencemari dunia pendidikan tersebut agar tak terjadi di Sumsel. “Tapi yang jelas, harus dibedakan antara penertiban dengan kekerasan ya. Kalau penertiban itu perbolehkan, sifatnya bukan kekerasan fisik,” tegas Widodo.

Lanjut Widodo bahwa guru juga memiliki perlindungan hukum selama dalam proses pembelajaran dan pendisiplinan masuk dalam kategori aturan yang ditetapkan. Sehingga apa yang dilakukan bersifat mendidik bukan kekerasan. “Jadi wali murid juga harus tahu bahwa, saat menitipkan anaknya disekolah untuk dididik. Dan disekolah ada aturan dan dilakukan untuk pendisiplinan,”jelasnya.

Berangkat dari hal tersebut, guru di era ini harus memiliki multi intelegensi. Artinya, selain mampu memberikan pembelajaran ilmu pengetahuan juga menyampaikan ilmu karakter. Karena karakter di zaman ini sangat dibutuhkan apalagi di era literasi dan era percepatan media sosial yang semakin kedepan rasa menghargai dan menghormati semakin berkurang. “Makanya untuk membentuk karakter anak, harus dimulai dari gurunya dulu, dengan digalakan pembentukan karakter, spiritual dalam bentuk etika moral, serta attitude agar nantinya  siswa tahu bagaimana harus berperilaku, “pungkasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here