Laporan Fitriadi / Penrem 044/Gapo
OKI, Jodanews – Puluhan orang tua antusias membawa anak laki-laki mengikuti sunatan massal yang dilaksanakan Kodim 0402/OKI dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 TA 2018 di Desa Sungai Ceper Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (4/4).
Dalam kegiatan bakti sosial yang digelar dalam program TMMD ke-101 Kodim 0402/OKI ini, khususnya sunatan massal yang diikuti sebanyak 68 anak dari warga Desa Sungai Ceper tersebut disambut dengan antusias para orang tua anak, pasalnya untuk menyunat anaknya dibutuhkan juga biaya sehingga dengan adanya kegiatan tersebut dapat membantu kebutuhan dalam keluarga.
Rusmina (38) salah satunya, orang tua asal Desa Sungai Ceper ini sengaja membawa anaknya M. Firdaus (5) untuk ikut dalam sunatan masal yang digelar TNI pada kegiatan TMMD di Desanya.
“Saya sengaja datang dan dari pagi sudah ada di lokasi TMMD, saat mendapatkan informasi bahwa adanya sunatan masal di acara TNI tersebut,” jelas dia yang terlihat sedih bahagia melihat anaknya menangis.
Menurut petugas Posko Suntan Masal, Pelda Abuchari mengatakan, sudah ada lebih dari 25 anak yang sudah di sunatan hingga pukul 10.00 sekarang ini, dan warga sejak pukul 07.00 pagi warga sudah berdatangan membawa anaknya untuk didaftar. “Selesai disunat anak-anak dikasih hadiah berupa pakaian koko, sarung dan obat-obatan semoga bermanfaat dan menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, agama dan negara,” singkatnya.
Adapun jumlah warga yang mengikuti kegiatan Bhakti Sosial yang digelar dalam program TMMD ke-101 Kodim 0402/OKI ini sebanyak 317 orang, terdiri dari sunatan massal ada 68 orang, imunisasi difteri 60 orang, pengobatan gratis 130 orang dan pelayanan KB ada 59 orang.
Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, Sekda OKI Bapak H. Husin, S.Pd., M.M., Dandim 0402/OKI Letkol Inf Seprianizar, S.Sos. dan Kapolres OKI beserta rombongan tamu undangan lainnya usai pelaksanaan upacara pembukaan TMMD, menyempatkan untuk meninjau kegiatan tersebut guna memberikan dorongan mental, khususnya anak-anak yang disunat tetap percaya diri dan berani dalam pelaksanaan sunat tersebut. (Editor Jon Heri)





