Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews -Warga Perumahan Top Amin Mulya Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring Palembang, dihebohkan dengan adanya penghuni kosan Wati RT 62/07 tepatnya di belakang smartfren yang meninggal dunia didalam kamar kos. Senin (2/4/2018) sekitar pukul 17.30 WIB, korban meninggal dunia diduga terkena serangan jantung.
Korban diketahui merupakan pegawai buruh PT. Waskita yakni Muhtar (38) yang tercatat tinggal di Desa Baban Langsun RT 02/02 Kelurahan Karang Bolong Kecamatan Cigeulis Provinsi Banten. Jasad korban pertama kali ditemukan rekan korban yakni Turmudzi Nur Hasan (26) yang tinggal di Tanjung Mas RT 02 Kelurahan Negeri Baru Kecamatan Belambangan Upu Provinsi Lampung utara.
Dari data yang dihimpun, kejadian terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, bermula saat Turmudzi (saksi,red) pulang kekosan. Kemudian saksi melihat Muhtar (korban,red) sedang tertidur dengan posisi telungkup di atas kasur.
Kemudian saksi bertanya kepada korban apakah ingin menitip nasi bungkus atau tidak, akan tetapi tidak ada jawaban dari korban, melihat hal tersebut. Saksi pun berusaha membangunkan korban namun korban juga tidak bangun dari tidurnya.
Merasa ada yang curiga, kemudian. Saksi pun memegang tangan korban yang di rasa sudah kaku, lalu saksi penasaran dan memegang kaki korban juga di ketahui sudah kaku. Mengetahui keadaan tersebut. Saksi langsung memberitahukan kepada rekan-rekannya dan pemilik kos yang kemudian menghubungi pihak kepolisian.
Kapolsek Seberang Ulu (SU) I Palembang Kompol Mayestika melalui Kanit Reskrim Ipda Alkab membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. “Benar, kita sudah mendatangi lokasi dan tim dari Polresta Palembang sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara,” katanya Selasa (3/4/2018).
Alkab menjelaskan, korban meninggal dunia diduga kelelahan dalam bekerja. “Tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubu korban,” ujarnya.
Masih dikatakannya, jenazah sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara. “Tinggal menunggu pihak dari keluarga untuk dibawa pulang,” pungkasnya. (Editor Jon Heri)








