Laporan Abiyasa / Pendim 0734/Yka
YOGYAKARTA, Jodanews – Gotong royong merupakan budaya yang tak bisa hilang bagi rakyat Indonesia. Hal ini bukanlah jargon semata bagi warga di Kota Yogyajarta khususnya di Kampung Gambiran Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Bukti yang telah direalisasikan melalui berbagai kegiatan bersama kalangan yang terdiri dari masyarakat, mahasiswa, Tokoh Pemuda, dan TNI Khusunya Kodim 0734/Yogyakarta. Hal ini bentuk dari sebuah keberhasilan dalam mengakat lagi kata yag disebut gotong-royong.
Pada kesempatan tersebut melalui TMMD Reguler ke 101 di wilayah Kota Yogyakarta para unsur masyarakat, mahasiswa, Tokoh Pemuda, dan TNI saling bahu membahu bekerja sama untuk membuat pembangunan talud Bronjong yang ada di bantaran sungai Gajah Wong tersebut, yang berada di kawasan Kelurahan Pandeyan tersebut.
Hal tersebut diungkapkan oleh komandan SSK (Satuan Setingkat Kompi) Kapten Arm Paico, yang juga menjabat sebagai Wadanramil 05/Mergangsan mengatakan “Pembangunan yang berlangsung mulai tanggal 4 April 2018 lalu, dan harus selesai pada tanggal 3 Mei 2018 tersebut sangat menarik perhatian dari semua kalangan baik Masyarakat sekitar, Mahasiswa serta Satgas TMMD. Kata yang tepat adalah “Gotong Royong”. Ungkap Kapten Paeco. Minggu (15/3).
Saat melaksanakan Kerja dengan Bergotong royong dengan cara berjajar membentuk dua barisan dengan berhadapan kemudian saling bahu membahu mengangkat ember yang kecil yang berisi tanah untuk pengurukan di sisi dalam Talud. Tambah Komadan SSK tersebut.
Dalam hal yang bersamaan salah satu warga Purwadi sangat mengapresiasi sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI dan warga serta mahsiswa, karena kegiatan bergotong royong ini mencerminkan keguyuban dan kerukunan sehingga kerja sama ini sangat ringan. (Editor Jon Heri)








