Laporan Abiyasa / Pendim 0734/Yka
YOGYAKARTA, Jodanews – Program TMMD Reguler ke – 101 Kodim 0734/Yogyakarta dalam pembangunan talud di bantaran Sungai Gajah Wong merupakan upaya unruk melindungi, mengembangkan, mengawasi dan mengendalikan sumber daya yang ada, sehingga diciptakan lingkungan yang serasi, indah, tertib, dan terarah serta dapat dihindari konflik kepentingan.
Menurut Ketua Forum Silaturahmi Daerah Aliran Sungai (Forsidas) Gajah Wong, Purbudi Wahyuni, agar program penataan kawasan sungai bisa direalisasikan maka harus ditumbuhkan kepedulian masyarakat yang tinggal di bantaran sungai.
“Kepedulian harus selalu digaungkan karena itu adalah solusinya. Jika masyarakat peduli, maka solusi akan mudah diperoleh,” kata Ourbudi.
Bati Tuud Koramil 05/Pakualaman, Serma Daryana saat di wawancarai mengungkapkan, Untuk memberikan kekuatan dan dasar yang kuat pada talud perlu perencanaan yang matang, karena pembangunan talud ini di ciptakan untuk jangka panjang, sehingga Satgas TMMD Reguler ke 101 TA2018 ini dalam pembangunan talud mengunakan sistem bronjong.
“Karena pembangunan talud dengan sistem bronjong disamping lebih kuat dan tahan lama, biayanya pun lebih efektif daripada dengan talud sistem cor dengan semen. Sehingga Satgas TMMD Kodim 0734/Yogyakarta berupaya menciptakan pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkesinambungan,” pungkasnya. (Editor Jon Heri)








