Home HL Rusak dan Ambruk Bangunan Embung Desa Pulau Gemantung

Rusak dan Ambruk Bangunan Embung Desa Pulau Gemantung

161
0

 

# Trisno : Akibat Lemahnya Pengawasan

Laporan : Gelek john

KAYUAGUNG, Jodanews.com– Rusaknya bangunan Embung di Desa Pulau Gemantung, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten OKI kembali menjadi sorotan. Trisno pemerhati Pembangunan di Kabupaten OKI, mengklaim bangunan tersebut tidak sesuai dengan spek pekerjaan. “Misal seharusnya pakai besi 12 ks fakta di lapangan tidak demikian.” kata pria yang akrab disapa Okon ini, Jumat (20/4).
Trisno juga menuding, pihak UPTD Pertanian lemah pengawasan.”Bangunan Embung ini tak berfungsi akibat lemahnya pengawasan dari pihak UPTD. “tudingnya.
Masih menurut Okon, “tim penegak hukum harus turun memeriksa bangunan tersebut, karena ada dugaan mengarah indikasi korupsi,” tegas pria yang sudah berpengalaman mengerjakan sejumlah proyek di OKI ini.
Diketahui proyek Embung untuk menampung air yang dibangun di Desa Pulau Gemantung, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten OKI sebanyak dua titik pada Oktober 2017 tidak bisa difungsikan oleh petani. Bak besar penampungan air itu retak dan ambruk sehingga tidak bisa digunakan sebagaimana mestinya. “Rusak semua ambruk, tidak bisa digunakan mubazir. “kata salah seorang warga setempat saat dibincangi wartawan belum lama ini.
Pengerjaan yang asal jadi tanpa disertai kualitas baik dan ada dugaan tidak adanya pengawasan dari pihak UPTD Pertanian setempat diduga menjadi pemicu rusaknya Embung tersebut.
Kepala Desa Tanjung Lubuk, Sazali, juga mengaku kecewa dengan kondisi bangunan tersebut, yang seharusnya bisa digunakan untuk kepentingan kegiatan pertanian di desanya ternyata sudah roboh. Sazali juga menegaskan, pembangunan proyek pertanian tersebut tidak pernah ada koordinasi dengan pihak desa. “Kami kecewa, kami yang punya wilayah tidak ada kordinasi, ya sudahlah mau apalagi “kata Sazali.
Sementara Herman Kepala UPTD Pertanian Tanjung Lubuk, ketika dikonfirmasi wartawan terkait bangunan infrastruktur pertanian di Tanjung Lubuk mengatakan bahwa bangunan disana tidak ada masalah.”Coba kalian cek sendiri tidak ada masalah kok, tapi saya tidak bisa mendampingi kalian.”ujar Herman santai.
Robohnya Embung tersebut ternyata telah dilaporkan ke pihak Inspektorat OKI untuk ditindaklanjuti. Laporan tersebut diterima Kepala Inspektorat OKI, Endro Suarno, SH melalui Sekretaris, Drs M Iqbal, MPd. “Laporannya sudah kami terima secepatnya akan kami panggil kepala UPTD Pertanian Tanjung Lubuk. “janji Iqbal. (Editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here