Laporan Abiyasa / Pendim 0734/Yka
YOGYAKARTA, Jodanews – Kota Yogyakarta sering mengalami musim hujan ekstrim, hal ini yang menyebabkan bencana tanah longsor di rumah-rumah penduduk. Kondisi tanah akan labil apabila hujan turun. Hal ini bisa membahayakan warga yang bermukim di pinggir sungai, dibandingkan dengan warga yang tinggal di tempat lain.
Saat ini Satgas TMMD Reguler 101 Kodim 0734/Yogyakarta telah membangun talud beronjong yang sudah mencapai kurang lebih 110 meter dalam lanjutan pekerjaan fisik. Selain itu Satgas TMMD juga sedang mengerjakan rehab rumah , MCK umum serta gedung Paud di Rw 08 dan 10 wilayah Kelurahan Pandeyan, Umbulharjo. Ada beberapa rumah yang sudah dalam tahap pencapaian akhir dari 10 unit rumah yang di rehab.
Sukarwo warga Kampung Gambiran mengatakan, Upaya satgas TMMD dari Kodim 0734 / Yogyakarta, dalam mengikutsertakan masyarakat pada program TMMD Reguler yang ke – 101 sangat penting. “Masyarakat yang tinggal di sekitar sungai adalah yang paling besar merasakan dampak positifnya, maka dari itu masyarakat sekitar sungai diikut sertakan dalam kegiatan TMMD ini,” harapnya.
Dansatgas TMMD ke 101 Kodim 0734/Yogyakarta (Yka), Letkol Inf Rudi Firmansyah SE MM, meninjau di lokasi talud untuk melihat perkembangan pengerjaan talud beronjong di Sungai Gajah Wong mengatakan, Para prajurit satgas TMMD setiap harinya harus bahu membahu bersama masyarakat, mengangkut material batu untuk pembuatan talud beronjong di lokasi agar pekerjaan lebih ringan dan cepat selesai.
“Dalam keikutsertaan menjaga eksistensi lingkungan yang baik, satgas TMMD juga melaksanakan kegiatan non fisik sebagai upaya membersihkan Sungai Gajah Wong dari sampah. Sampai saat ini kebersihan air sungai mengalami peningkatan cukup baik,” kata Dansatgas.
Lanjut Dansatgas, “Semoga dengan kemanggulan TNI dengan rakyat, dalam membangun infrastruktur dilingkungan masyarakat, dapat berdampak positif untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat, “ pungkasnya. (Editor Jon Heri)








