Laporan Abiyasa / Pendim 0734/Yogyakarta
YOGYAKARTA, Jodanews – Dalam rangka menciptakan kemanunggalan antara TNI dan Rakyat, maka Kodim 0734/Yogyakarta melaksanakan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke 101 tahun 2018 di Kelurahan Pandean, Kecamatan Umbulhajo, Kota Yogyakarta, Minggu (18/3).
Masyarakat bersama Prajurit TNI Khusunya Kodim Yogyakarta, bergotong royong, bahu membahu melebarkan tempat yang akan dibuat talud bronjong sepanjang 83 Meter dipinggiran kali gajah wong tersebut.
Pantauan di lapangan masyarakat sangat antusias dan saling bahu-membahu tidak hanya kalangan pria dewasa, namun pemuda bahkan kaum perempuan pun juga ikut andil dalam bergotong royong. Tak ada lagi perbedaan, laki-laki perempuan semua berkerja.
Dandim 0734/Yogyakarta, Letkol Inf Rudi Firmansyah, SE, MM mengatakan Ya, tidak ada lagi pangkat Tamtama, Bintara, ataupun Perwira, semua berbaur dengan masyarakat. Inilah sejatinya tentara bukti dapat dilihat dalam sebuah program TMMD di wilayah Yogyakarta
“TMMD merupakan bukti nyata yang tak bisa dipungkiri bahwa progam tersebut benar-benar sebagai wujud pengabdian yang tulus Prajurit atau Tentara kepada rakyat. Prajurit TNI bekerja dan berjuang untuk rakyat. Sesuai tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi), yang sudah tercantum dalam UU TNI No. 34 Tahun 2014, yang insinya berbunyi selain tugas operasi militer, prajurit TNI juga mempunyai tugas operasi selain perang,” jelas Dandim 0734/Yogyakarta.
Masih dikatakan Dandim, TMMD inilah salah satu tugas operasi non militer atau tugas operasi selain perang tersebut. Dimasa negara tidak sedang darurat perang, maka tugas prajurit TNI adalah membantu kesulitan rakyat.
“Maka prajurit harus berada ditengah masyarakat untuk mendampingi serta membangun fasilitas demi kepentingan masyarakat,” pungkas Letkol Rudi Firmansyah. (Editor Jon Heri)








