Home HL Tingginya Curah Hujan, Beberapa Desa Di Kabupaten PALI Dilanda Banjir

Tingginya Curah Hujan, Beberapa Desa Di Kabupaten PALI Dilanda Banjir

145
0

Laporan Regen

PALI, Jodanews – Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir membuat beberapa wilayah di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dilanda banjir, yakni Desa Purun Kecamatan Betung Abab, Desa Tanah Abang sampai ke Desa Modong Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang ilir (PALI).

“Lebih dari ratusan rumah yang tergenang air, banjir kali ini adalah banjir yang paling parah sejak beberapa tahun terakhir. Karena selain merendam perumahan warga, banjir juga memutuskan jalan lintas penghubung Desa Purun ke Desa Panta Dewa dan dari Desa Purun ke Desa Babat. Dulu pernah terjadi banjir pada tahun 1989 namun tidak separah tahun ini,” ungkap Bakarudin via ponsel Kamis (15/03/2018)

Lanjut Bakarudin,  bahwa terjadinya banjir kali ini mungkin selain derasnya curah hujan beberapa hari terakhir, mungkin juga karena sungai sungai di daerah sini tidak pernah di keruk atau di normalisasi, maka terkena banjir.

“Kami sebagai masyarakat saat ini tidak bisa berbuat banyak, kami cuma bisa menyelamatkan barang barang kami,  apa lagi di rumah kami lebih dari satu meter kedalaman air, saya berharap  agar pemerintah melalui instansi terkait bisa meninjau kelapanmgan dan mengulurkan bantuan korban banji, karena kami tidak bisa beraktivitas seperti biasa karena banjir,” terangnya.

Sementara itu, Kaban BPBD PALI, Junaidi Anuar SE, MSi membenarkan memang benar adanya banjir yang terjadi di Desa Purun dan Tanah Abang.

“Untuk sejauh ini kita sudah melakukan monitoring, baik secara keseluruhan di Kabupaten PALI ini dari Penukal Utara, Punukal Abab dan Tanah Abang dan ini dapat di kategorikan merupakan bencana alam,” kata Junaidi melalui via ponsel, Kamis (15/3/2018) Malam.

Namun dalam hal ini kami selaku BPBD tetap siaga dan sudah membangun posko di tanah abang,Desa Curup di kecamatan penukal akan di bangun posko dan desa babat,”jelasnya.

Menurutnya,sejauh ini untuk mengenai bantuan dari kita sendiri belum dapat di lakukan karena yang kami lakukan sekarang ini secara fisik dulu evakuasi, kalaupun itu terjadinya korban kami akan mengevakuasi dulu yang di utamakan.

Tetapi sejauh ini hasil crosck secara langsung masyarakat masih dapat mengungsi kerumah – rumah tetangga atau masih tetap bertahan di rumah yang terkena banjir namun kami tetap siaga membangun posko di babat satu tetapi terpadu ada dari dinas sosial, kesehatan dan kecamatan, ” pungkasnya(rgn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here