Home HL Tak Terima Dipukuli Kakak Kandung, Umi Lapor Polisi

Tak Terima Dipukuli Kakak Kandung, Umi Lapor Polisi

190
0
Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews  – Naas dialami Dewi Umi Kalsum (36) warga jalan KH Azhari RT 22 RW 05 Kelurahan 13 Ulu Kecamatan SU II Palembang. Pasalnya, usai pulang dari bekerja ia dipukuli oleh kakak kandungnya sendiri. Tak hayal atas kejadian ini dirinya melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta Palembang, Kamis (22/3/2018).
Dihadapan petugas SPKT, Umi mengatakan, kalau ia sudah dipukuli oleh kakak kandungnya sendiri yakni MI (34), setelah terjadi cekcok mulut yang dipicu oleh teriakan anaknya menyambut kepulangan dirinya usai bekerja.
“Kejadiannya Rabu (21/3/2018) sore kemarin pak. Dia (terlapor-red) itu terbangun dari tidurnya, karena anak saya ini menjerit menyambut saya pulang bekerja,” ujar pegawai Kosmetik ini.
Lantaran tidak senang anaknya sudah menjerit, lanjut Dewi, membuat kakak kandungnya tersebut pun memarahinya.  “Saling cekcok mulut dulu kami pak, setelah itu dia langsung memukuli dada saya sebanyak 3 kali. Beruntung ada ibu kami yang memisahkan. Sampai sekarang masih terasa sakit pak dada saya. Saya berharap, dia segera ditangkap pak,” jelasnya.
Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, melalui Kasubag Humas Iptu Syamsul Fikri, membenarkan adanya laporan korban dugaan tindak pidana pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan.
“Ya, laporan sudah kita terima tadi malam, sekarang laporan korban sedang dalam penyelidikan unit Reskrim Polresta Palembang,” ujar Iptu Syamsul.
Berdasarkan dari hasil pemeriksaan pelapor, lanjut Syamsul, bahwa kejadian dipicu dari ketidaksenangan terlapor, lantaran ia terbangun dari tidurnya karena anak dari pelapor sudah berteriak keras ketika pelapor pulang bekerja.
“Dari situlah terjadi cekcok mulut antara terlapor dan pelapor, sebelum terlapor melakukan pemukulan. Atas kejadian tersebut, pelapor mengalami memar dibagian dada akibat pukulan dari terlapor,” pungkasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here