Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews – Naas dialami Kepala Dinas (Kadis) Pertanian OKI, Syarifudin (55), saat sedang berbelanja peralatan bangunan dan listrik di salah satu supermarket bangunan Mitra 10 di jalan Letjen Harun Sohar, tiba-tiba pelat besi dari rak pajang dilantai 2 terjatuh dan menimpa rahang kirinya, Minggu (4/3/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.
Namun Akibatnya, rahang kiri korban harus mengalami luka memar. Merasa sakit dan sempat sempoyongan, korban lalu berobat ke IGD RS Charitas yang diantar oleh supervisor Mitra 10. Menurut keterangan korban, kejadian berawal ketika dirinya naik ke lantai 2 untuk beli bohlam lampu. Saat di tes, tiba-tiba plat besi yang ada di rak pajang, terjatuh dan mengenai kepala. “Saya kaget karena keras sekali kena rahang kiri saya. Ini masih terasa nyeri sekali,”ujar korban di RS Charitas.
Dari hasil rontgen, lanjutnya, kondisi rahangnya tidak mengalami retak. Hanya saja, pipi kiri korban terlihat luka memar dan korban masih merasa sakit dan mengaku sempat kesal karena begitu kejadian, respon pihak Mitra10 sangat lambat untuk segera membawanya berobat.
“Masa toko sebesar itu, responnya sangat lambat sekali. Tapi, okelah karena akhirnya mereka mengantarkan saya juga,” ujarnya.
Menurut korban, kejadian seperti ini bisa saja terulang lagi dan itu sangat membahayakan yang lain juga. Dirinya berharap, pihak Mitra 10 untuk lebih meningkatkan keamanan barang-barang yang dipajang maupun rak pajangnya. “Ini rencananya mau saya laporkan ke pihak kepolisian. Bagi saya, ini sudah merugikan konsumen,”tukasnya.
Sementara, supervisor Mitra 10 Fahrudin (28), ikut memgantar korban ke IGD RS. RK Charitas. Dirinya membenarkan ada kejadian tertimpanya kepala korban oleh plat besi dari rak pajang. Menurutnya, Mitra 10 sudah merespon dengan mengantar korban untuk berobat. “Awalnya, sempat di bawa klinik Reski Medika. Lalu, dirujuk ke RS Charitas,”ujarnya.
Menurut Fahrudin, kejadian ini baru yang pertama kali di supermarketnya. Pengawasan dan pengamanan terhadap barang maupun rak pajang selama ini, lanjutnya, sudah dilakukan dengan baik dan benar. “Ya, namanya juga musibah, tidak terduga. Kami akan lebih berhati-hati lagi untuk kedepannya, jangan sampai ada korban lagi,” tukasnya. (Editor Jon Heri)








