Laporan Abyasa / Pendim 0734/Yka
YOGYAKARTA,Jodanews – Masyarakat Kota Yogyakarta yang kebanyakan penduduknya berprofesi sebagai buruh, akan sangat kritis terhadap berbagai macam kebutuhan pokok yang cenderung meningkat. Pasalnya profesi buruh, apalagi dikota besar seperti Yogyakarta akan sulit mendapatkan pekerjaan, sehingga perlu perhatian khusus dari pemerintah kota terhadap kondisi sosial masyarakatnya.
Seperti halnya yang dialami salah satu warga Jogja, Triyono yang berdomilisi sebagai warga Rt 30, Rw 08, Gambiran, Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta yang berprofesi sebagai pekerja buruh yang tinggal dipemukiman pinggir Sungai Gajah Wong, yang hidup dengan kondisi serba kekurangan.
Pada tahun ini, rumahnya mendapat bantuan dari program bedah rumah atau RTLH TMMD Reguler yang ke-101 TA. 2018, dimana perasaan Triyono pada saat itu begitu lega, ketika mendapat kabar rumahnya mau di perbaiki oleh Satgas TMMD bedah rumah dari Kodim 0734/ Yogyakarta.
Rusmono mengatakan sebenarnya Triyono hanyalah salah satu contoh warga yang tinggal di bantaran sungi Gajah Wong. Secara umum bisa disimpulkan bahwa, masyarakat yang tinggal dipinggir Sungai Gajah Wong, menilai positif dengan dilaksanakannya kegiatan TMMD Reguler yang baru pertama kali ada di wilayah Rw 08.
“Kegiatan yang sangat positif dan dapat mengangkat kesejahteraan warga. Rumah yang tadinya jelek atau kurang layak huni dengan adanya program ini menjadi lebih baik,” ujar Rusmono.
Diterangkan Rusmono, bahwa yang sering menjadikan kendala di wilayahnya, adalah bahaya banjir yang sering melanda saat datangnya musim hujan, khususnya pemukiman yang berada pada kawasan bekas Wedi kenser (istilah jawa), adalah bekas aliran sungai yang di jadikan lahan untuk bercocok tanam, oleh penduduk setempat dijadikan lahan untuk mendirikan bangunan rumah, sehingga terjadi alih fungsi lahan.
“Masyarakat tetap berharap program TMMD Reguler, yang akan dilaksanakan di kampung Gambiran, dapat menjadikan kesejahteraan di daerahnya lebih meningkat, itu adalah keinginan warga masyarakat “ ucap Rusmono. (Editor Jon Heri)








