#Hampir Satu Bulan Kadis Kominfo Belum Tandatangani Perjanjian (MoU)
Laporan Iman Santoro
MURATARA, Jodanews– Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo ) Kabupaten Musi Rawas Utara ( Muratara ), Al azhar diduga telah membohongi sejumlah awak media yang bertugas di Kabupaten Muratara. Hal ini terbukti sampai sekarang, hampir satu bulan ini Kadis Kominfo belum mau juga menandatangani perjanjian ( MoU ) terhadap media mingguan dan Online. Padahal Kadis Kominfo sudah menggelar rapat bersama sejumlah awak media baik Media Mingguan, Harian serta Online, pada Kamis ( 22/2/2018 ) lalu di kantor Kominfo Kecamatan Muara Rupit Kabupaten Muratara.
Kepala Dinas Kominfo Muratara Al Azhar saat memimpin rapat dirinya mengatakan, Tahun ini ( 2018 ) untuk kegiatan dana publikasi berupa advetorial sudah dilaksanakan di Dinas Kominfo, untuk itulah dirinya memanggil seluruh awak media yang bertugas di Muratara untuk pembagian jatah advetorial baik untuk media mingguan, Harian dan juga media Online.
“Saya memanggil kalian semua guna untuk mensepakati pembagian jatah advetorial jangan sampai nanti telah dibagi kuota, Ada yang kurang puas. Untuk pembagian nominalnya bervariasi baik media Lokal, Regional, Mingguan dan juga Online. Untuk media lokal saya kasih, Seperti harian Muratara Expose sebesar Rp300 juta, Linggau Pos Rp150 juta, Musi Rawas Expres Rp50 juta, serta Harian Silampari Rp50 juta. Sedangkan untuk media Regional seperti Harian Sumatera Ekpres Rp50 juta, Radar Palembang Rp50 juta, Palembang pos Rp50 juta, Palembang Expres Rp50 juta, Suara Nusantara Rp50 juta, Tribun Rp50 juta.
Untuk media mingguan Jembatan Informasi Rp20 juta, Sriwijaya Ekspres Rp20 juta, Sinar Sumsel Rp20 juta, Sinar Muratara Rp20 juta, Tekad Rp20 jut, Kabar Muratara Rp20 juta, Pagar Alam Pos Rp20 juta, Media Empat Lawang Rp20 juta, Koran Muratara Rp20 juta dan untuk media Online yakni Jodanews.com serta Detik Sumsel sama dengan media mingguan yakni Rp 20 juta ” Jelas Al Azhar.
Lebih lanjut Al Azhar menjelaskan, Saya minta kepada kalian semua ( wartawan,red ) untuk kompak serta bagi media yang belum melengkapi persyaratan yang diajukan pihak kominfo untuk segera melengkapi.
“Saya meminta pada kalian semua untuk kompak dan segera melengkapi persyaratan yang diajukan kepada pihak Kominfo, Jangan sampai nanti bermasalah di kemudian hari,” Ujar Al Azhar.
Saat ditanya wartawan jodanews berapa besaran dana untuk publikasi advetorial ? Al azhar tidak mau menjawab, Dirinya hanya diam saja.
Ditempat terpisah Pimpinan Redaksi media mingguan lokal Sinar Muratara, Muhayan saat di wawancarai wartawan Jodanews mengatakan, Dirinya sangat menyayangkan kinerja Kadis Kominfo yang telah membohongi saya serta sejumlah media mingguan lainnya, padahal Kadis Kominfo sendiri telah menyepakati dana yang ia berikan. Untuk itu saya pribadi sangat kecewa atas tingkah laku kadis kominfo tersebut. meminta kepada bupati muratara untuk segera mengganti Kadis Kominfo.
“Dirinya sangat menyayangkan atas kelakuan Kadis Kominfo yang telah membohongi wartawan media mingguan, Padahal dirinya telah menyepakati anggaran untuk pembuatan advetorial baik media mingguan dan online. Saya beserta teman yang lainnya sudah tiga kali mendatangi kantor Kominfo dan bertemu langsung sama Kadisnya, namun saat ketemu ada saja alasan Al Azhar untuk mengelak, Padahal kedatangan kami disini hanya untuk meminta tanda tangan perjanjian ( MoU ). Karena Al Azhar sendiri mengatakan waktu rapat kepada kami kalau sudah disepati dana yang diberikan akan segera kita buat MoU secepatnya,” ungkap muhayan.
Lebih lanjut Muhayan mengatakan, Dirinya mendapat info bahwa untuk media harian lokal dan regional sudah menandatangi perjanjian ( MoU ), sedangkan untuk kami dari media Mingguan dan Online hampir satu bulan ini Kadis Kominfo belum juga mau menandatangani perjanjian ( MoU ) tersebut. Untuk itu dirinya meminta kepada bapak Bupati Muratara yang saya hormati untuk segera mengganti Kadis Kominfo, Al Azhar dengan Kadis Kominfo yang baru,” Pinta Muhayan. ( Editor Jon Heri )








