Laporan Abiyasa/Kodim 0734/Yogyakarta – Letkol Inf Rudi Firmansyah, S.E.,M.M, yang juga sebagai Komandan Kodim 0734/Yogyakarta menjelaskan bahwa TMMD telah dilaksanakan selama 38 tahun sejak tahun 1980, pada awalnya program tersebut dinamakan ABRI Masuk Desa (AMD), dilaksanakan di seluruh wilayah NKRI dalam rangka upaya percepatan pembangunan nasional.
Daerah yang menjadi prioritas pelaksanaan program tersebut dilaksanakan di tempat yang tergolong miskin, terisolasi/ terpencil, daerah perbatasan, daerah kumuh perkotaan, serta daerah yang baru saja terkena dampak bencana,” ujarnya.
Ini bukanlah program Tentara Nasional Indonesia (TNI) semata, melainkan program terpadu lintas sektoral antara TNI, Kementerian / Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah dan komponen Bangsa lainnya,” ungkap Letkol Rudi Firmansyah.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0734/Yogyakarta mengatakan bahwa Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) dilakukan secara terintegrasi bersama rakyat. Penyelenggaraan TMMD selama ini selalu melalui proses perencanaan yang matang dengan mengutamakan aspirasi dari bawah, guna mewadahi kepentingan masyarakat di daerah sasaran secara komprehensif dan integral. Dan juga manfaat TMMD yang langsung dirasakan oleh masyarakat.
Program ini tidak hanya membawa manfaat percepatan pembangunan di daerah-daerah tertentu, melainkan meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tuturnya.
Disamping itu pula melalui kegiatan program TMMD fisik dan non fisik yang dilakukan selama 30 hari ini dapat membangkitkan nilai-nilai kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” tambahnya.(editor Jon Heri)








