Laporan Inggri
PRABUMULIH, Jodanews – Walikota Prabumulih, Ir. Ridho Yahya menyerahkan bantuan dana operasional, insentif, dan honorarium kepada markas cabang LVRI dan juga anggotanya serta Warakawuri Piveri dan Perip berupa Uang Tali Asih, yang berlangsung di Rumah Dinas Walikota, Jalan Jendral Sudirman, Jumat (9/2/2018).
Dana bantuan operasional ini di bagikan setiap Triwulan atau selama 3 bulan berupa uang transfort. Adapan dana tersebut dibagikan kepada para Ustadz atau Ustadzah TK/TPA, petugas Kebersihan Taman Makam Pahlawan dan juga pemakaman umum, penjaga masjid dan juga tempat ibadah non muslim, guru ngaji tradisional (Non TPA), petugas memandikan dan mengkafani jenazah, pekerja sosial masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial kecamatan(TKSK), Petugas Taruna Siaga Bencana (TAGANA), dana operasional panti asuhan, insentif ketua RT dan RW, Honorarium Ketua lembaga adat Kelurahan dan desa serta anggota limas se Kota Prabumulih.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) H. Yacub BN, SE mengatakan anggaran yang didapatkan pertahun senilai Rp6 Miliar dan merupakan dana APBD. Uang transfort ini seharusnya di bagikan selama triwulan namun untuk pertama ini di bagikan dua bulan terlebih dahulu.
“Setiap pekerja mendapatkan uang transport dengan jumlah yang berbeda, seperti markas cabang LVRI senilai Rp3 juta perbulan, anggota LVRI, Warakuri Piveri dan Periv, Ustadz atau Ustadzah TK/TPA, petugas Kebersihan, penjaga masjid dan juga tempat ibadah non muslim, guru ngaji tradisional (Non TPA), petugas memandikan dan mengkafani jenazah senilai Rp300 ribu rupiah, PSM dan TKSK senilai Rp150 ribu, Petugas Taruna Siaga Bencana (TAGANA) senilai Rp200 ribu, insentif ketua RT dan RW senilai Rp400 ribu, Honorarium Ketua lembaga adat Kelurahan dan desa serta anggota limas senilai Rp250 ribu dan petugas kebersihan Taman Makam Pahlawan senilai Rp500 ribu “, jelasnya.
Namun ada yang mengesankan dan berubah menjadi suasana haru saat penyerahan dana bantuan operasional, sebelumnya pada saat menyampaikan pidatonya Walikota Prabumulih Ir Ridho Yahya menangis dikarenakan masa jabatannya yang bersisa 3 hari lagi sebagai Walikota Prabumulih, dan juga mengucapkan salam perpisahan kepada masyarakat ketika diakhir acara.
“Para masyarakat tetap meningkatkan semangat dan aktifitas nya dalam menjalankan tugas”, harapnya. (Editor Jon Heri)








