Home HL UIN Raden Fatah Terbitkan Terjemahan Al-Qur’an Dalam Bahasa Palembang

UIN Raden Fatah Terbitkan Terjemahan Al-Qur’an Dalam Bahasa Palembang

144
0

Laporan Hasan Basri

PALEMBANG, Jodanews –  Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menerbitkan terjemahan Al-Qur’an ke dalam bahasa Palembang asli, hal ini salah satu upaya untuk  memberikan kemudahan dalam mengartikan Al-Qur’an.

Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Muhammad Sirozi mengatakan, sebelum dirinya lantik menjadi rektor UIN, penerjemahan Al-Qur’an ke dalam bahasa Palembang sudah lama direncanakan sekitar 4-5 tahun yang lalu. “Terjemahan Al-Qur’an akan menggunakan bahasa Palembang asli, dan ini semakin mendekatkan Palembang dengan semangat membaca Al-Qur’an,” kata Sirozi usai teken MoU dengan Puslitbang Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Badan Litbang Diklat Kementerian Agama RI dengan UIN Raden Fatah Palembang, Selasa (27/02).

Lanjut Sirozi, dengan adanya terjehaman Al-Qur’an kedalam bahasa Palembang, pihaknya ingin masyarakat lebih mudah mengerti dan memahami arti Al-Qur’an itu sendiri. “Salah satunya Palembang sendiri mempunyai sejarah peradaban budaya dan keagamaan,” tuturnya

Senada dengan hal itu, Ketua Tim Penyusun Penerjemahan Al-Qur’an dalam bahasa Palembang, Alfi Julizun Anwar mengatakan, timnya juga melibatkan beberapa ahli dalam menerbitkan penerjemah Al-Qur’an kedalam bahasa Palembang. “Tentunya kita melibatkan beberapa pihak, seperti ahli bahasa Palembang asli, ahli kebudayaan, toko agama di Palembang dan semua pihaknya lainnya yang kita libatkan,” terangnya yang juga sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam.

Lanjutnya, mengenai penerjemahan Al-Qur’an, timnya telah diberikan pedoman penulisan penerjemahan Al-Qur’an kedalam bahasa oleh Kemenag RI. “Kita ada 10 orang yang menyusun itu semua. Alhamdulillah ini sudah berjalan dari awal Januari lalu. Dan baru terselesaikan 12 Juzz yang telah di terjemahkan, namun kita diberi target akhir tahun 2018 ini semua sudah selesai,” ungkapnya lagi.

Sementara itu, Direktur Kepala Pusat Litbang Lektur, Khazanah Keagamaan Manejeman Organisasi Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, Muhammad Zain menuturkan, penerjemahan Al-Qur’an adalah salah satu program ungulan pusat litbang Jakarta, saat ini Palembang ada kota ke 16 yang menerjemahkan Al-Qur’an. Untuk penerbitan sendiri, pihaknya akan mencetak 500 Al-Qur’an untuk masternya terlebih dahulu.

Dijelaskannya, Palembang sendiri memiliki tiga unsur utama, pertama bahasa Palembang peurutannya di atas 1 juta dari 700 bahasa di daerah dan bahasa Palembang termasuk nomor 15. Kedua Palembang mempunyau sejarah panjang, pertemuan antara Palembang dan Hindu. Ketiga mengapa harus bahasa daerah, agar artinya Al-Qur’an sendiri bisa di pahami oleh masyarakat kita. Karena bahasa daerah adalah bahasa Ibu dan lebih menyatu.

“Program ini sejak 2011 lalu, dan tahun 2018 ini ada bahasa Palembang dan Sunda yang menerjemahkan Al-Qur’an,” pungkasnya.  (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here