Laporan Hasan Basri
PALEMBANG, Jodanews – Dalam upaya menerapkan program pendidikan karakter, sebagaimana untuk mencetak aset generasi muda yang jujur, disiplin dan berakhlak, SMA unggul Negeri 4 Palembang menggelar kompetisi single event paskibraka bertajuk Fair Intelligent Competition Of Pasti Smanepa 2017, Sebanyak 27 tim dari berbagai sekolah SMA di Sumsel bersaing untuk menjadi yang terbaik di event tersebut.
Ajang yang digagas menjelang Asian Games 2018 ini dinilai mampu mengajarkan pelajar akan karakter displin, ketangkasan dan nasionalisme yang ditanamkan sejak dini. Pasalnya, selaku host city Asian Games, para pelajar Palembang dituntut mendukung Indonesia sukses dalam prestasi maupun sukses penyelenggaraan. Demikian disampaikan Plt Wakil Dinas Pendidikan Sumsel Drs Bonny Syafrian MM pada pembukaan Fair Intelligent Competition Of Pasti Smanepa 2017 di SMA unggul Negeri 4 Palembang, Minggu (21/1).
“Kami mengajak pelajar SMA unggul Negeri 4 Palembang dan juga pelajar bisa mensukseskan Asian Games baik sebagai pengisi acara, LO, suporter maupun lainnya karena ajang ini membawa nama baik Indonesia,”ujar Bonny.
Lanjut Bonny, pihaknya mengapresiasi kepada SMA unggul Negeri 4 Palembang yang telah menginisiasi dan menjadi tuan rumah diajang single event kompetisi paskibraka se Sumatera Selatan ini. “Ini adalah program pengembangan karakter bagi anak, karena anak-anak wajib diberikan pendidikan non akademis selain akademis karena ini terkadang lebih dibutuhkan nanti dimasyarakat atau pengembangan potensi saat mereka masuk di Perguruan Tinggi,”tegasnya.
Sementara itu, Kepala SMA unggul Negeri 4 Palembang Drs Rasmin MM mengatakan bahwa single event ini merupakan kali kedua digelar di sekolahnya. Dan diikuti SMA dari berbagai kabupaten/kota di Sumsel. “Ada dari Muara Enim, OKU Selatan, Prabumulih, Palembang, Banyuasin dan lainnya. Kami harap para peserta berjuang merebut prestasi dengan objektif dalam kompetisi paskibraka ini,”harapnya.
Lanjut Rasmin bahwa kompetisi ini memang tak hanya sekedar dilihat sebagai perlombaan, tapi juga mencetak karakter sebagaimana yang diamanatkan Pemerintah agar menerapkan program pendidikan karakter sebagaimana mencetak aset generasi muda yang jujur, disiplin dan berakhlak mulia dengan memiliki prestasi yang baik bukan hanya di bidang akademik namun non akademik,”pungkasnya (Editor Jon Heri)








