Home HL Sebelum Tewas, Korban Sempat Pukul Kepala Depo

Sebelum Tewas, Korban Sempat Pukul Kepala Depo

175
0
Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews  – Dalam keadaan sama-sama di bawah pengaruh minuman keras (miras) dan saling bertatapan, membuat korban Darwi tersinggung dengan tatapan dari tersangka Rizky Juliansyah alias Depo. Karena ketersinggungan itulah, membuat Darwi kesal dan beberapa kali menghampiri tersangka.
Terlebih, tersangka yang masih berumur sangat muda bisa dengan mudah untuk digertak. Namun, ternyata dugaan korban Darwi salah. Ia malah tewas ditangan anak muda yang sempat digertaknya itu.
“Dia pukul kepala aku sekali. Setelah itu masuk kembali ke dalam cafe. Kemudian keluar lagi mengancam dan terakhir hendak memukul kepala saya menggunakan botol, tetapi tidak jadi. Saat dia berbalik langsung aku tusuk dua kali,” ujar tersangka Depo saat rekontruksi di depan halaman Polsek Sukarami Palembang, Selasa (23/1/2018).
Penusukan yang dilakukan tersangka Depo terhadap korban Darwi, terjadi di eks komplek Teratai Putih di Jalan Kol H Barlian KM 8 Kecamatan Sukarami Palembang pada 8 November 2016 lalu.
Dimana keduanya merupakan pengunjung cafe Star di dalam komplek teratai putih. Hanya karena tidak senang saling bertatapan, membuat keduanya merasa saling tidak senang. Terlebih, di bawah pengaruh miras hingga berujung penusukan yang dilakukan tersangka Depo hingga korban Darwi tewas dilokasi kejadian.
Tersangka Depo sempat menjadi buronan Polsek Sukarami Palembang. Ia kabur, usai menusuk korban Darwi hingga tewas di lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan, akhirnya tersangka Depo ditangkap anggota Polsek Sukarami Palembang.
Guna melengkapi berkas perkara, Polsek Sukarami Palembang yang dipimpin langsung Kanit Reskrim iptu Marwan melaksanakan rekontruksi pembunuhan. Sebanyak 14 adegan, diperagakan tersangka Rizky Juliansyah alias Depo yang melakukan penusukan terhadap korban Darwi hingga tewas dilokasi kejadian.
Adegan demi adegan diperagakan Depo. Hingga akhirnya di adegan penusukan yang dilakuka  Depo saat korban membalikan badanya ke belakang. Saat itulah, tersangka Depo langsung menusuk punggung korban sebanyak dua kali hingga membuat korban terjatuh.
“Dia jatuh tertelungkup. Usai menusuk, aku kabur dan sempat cuci pisau yang masih ada darah korban,” ujar tersangka sambil menunduk.
Rekontrukai pembunuhan yang terjadi pada 8 November 2016 lalu ini, berlangsung aman. Meski rekontruksi dilaksanakan di depan Polsek Sukarami Palembang, tetap dilakukan penjagaan yang ketat dari anggota Polsek Sukarami.
Kanit Reskrim Iptu Marwan menuturkan, rekontruksi dilaksanakan untuk melengkapi berkas guna pelimpahan tersangka dan barang bukti ke pihak kejaksaan.
“Ada 14 adegan rekontruksi yang dilaksanakan. Nantinya, setelah rekontruksi ini baru akan dilimpahkan ke kejaksaan,” katanya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here