Home HL Lawan Petugas Saat Hendak Ditangkap, Dua Pelaku Begal Didor

Lawan Petugas Saat Hendak Ditangkap, Dua Pelaku Begal Didor

163
0
Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews  – Jajaran Satreskrim Unit Ranmor Polresta Palembang berhasil menangkap pelaku begal terhadap korban Sugiono (44), warga jalan Abikusno Cs Lorong Bungur RT 36 RW 07 Kelurahan Kertapati Kecamatan Kertapati Palembang.
Kedua pelaku yang berhasil ditangkap yakni bernama Fajar Sunardi (23), warga jalan Ki Merogan Lorong Purba Kecamatan Kertapati, Palembang dan Firmansyah (35), warga jalan Gub H Bastari simpang Tegal Binangun Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU I Palembang. Keduanya dibekuk unit Ranmor Satreskrim Polresta Palembang.
Dikatakan Kanit Ranmor Iptu Mardanus, penangkapan kedua pelaku bermula dari petugas yang mendapatkan laporan dari korban pada Kamis (21/12/2017) lalu, sekira pukul 02.00 WIB, bahwa Korban sudah dibegal oleh tiga orang pelaku yang menggunakan senjata tajam jenis Pedang, di jalan Abikusno Cs tepatnya disimpang pasar Sungki Kecamatan Kertapati Palembang.
“Kemudian dari laporan tersebut, kita lakukan penyelidikan dan berhasil meringkus dua pelaku begal, dan masih ada satu pelaku lain yang masih kita kejar,”ujarnya, Senin (8/1).
Dalam melancarkan aksinya, lanjut Mardanus, modus yang dilakukan ketiga pelaku bermula ketika korban sedang duduk diatas sepeda motor, tiba-tiba ketiga pelaku mendekati korban dan langsung meminta sepeda motor korban dengan ancaman senjata tajam jenis Pedang.
Karena merasa kalah dengan pelaku dan ditambah lagi dalam ancaman senjata tajam pelaku, hingga membuat korban pun terpaksa harus menyerahkan sepeda motornya kepada ketiga pelaku.
“Kedua pelaku juga terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas dikakinya, lantaran melakukan perlawanan dan hendak kabur saat akan ditangkap. Untuk barang bukti saat ini masih dalam pencarian. Atas ulahnya, kedua pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP, dengan ancaman diatas 5 tahun penjara,”terangnya.
Sedangkan, saat bersamaan pelaku Firmansyah dan Fajar Sunardi mengatakan nekat melakukan aksi begal tersebut lantaran diajak oleh temannya yang masih dalam pengejaran petugas kepolisian. Kami cuma diajak A (DPO) pak, yang bawa pedang itu juga dia.
” Saya tidak tau pak motornya sekarang dimana, karena A yang mebawa motornya. Kami hanya diupahnya Rp 350 ribu, untuk bagi dua. Uangnya sudah kami habiskan pak, untuk kebutuhan sehari-hari,”tukasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here