Home HL Satu Dari 12 Orang Terduga Teroris Mengatakan Target Sasaran Utama Kantor Polisi

Satu Dari 12 Orang Terduga Teroris Mengatakan Target Sasaran Utama Kantor Polisi

137
0

Laporan Meyda Sari

PALEMBANG, Jodanews – Sejumlah kantor polisi yang berada di wilayah Sumsel, menjadi target penyerangan teroris. Bahkan dalam rencana serangan oleh kelompok teroris itu, adalah kantor polisi yang akan menjadi sasaran target akan diledakan.

Rencana target penyerangan kantor polisi ini berdasarkan hasil dari pemeriksaan Densus 88 Mabes Polri terhadap 12 terduga teroris yang kini masih diamankan di Mako Brimob Polda Sumsel, di Jalan Srijaya Negara Bukit Besar Palembang, Selasa (12/12/2017).

” Rencana target penyerangannya adalah kantor polisi yang ada wilayah Sumsel, namun lokasinya belum diketahui. Tapi ini baru berdasarkan hasil pemeriksaan sementara ya dan saat ini masih terus dilakukan pemeriksaan,” ujar, Kabid Humas Polda Sumsel, AKBP Slamet Widodo saat di wawancari di Mako Brimob Polda Sumsel.

Mengenai secara spesifik kantor polisi bagian wilayah Sumsel mana yang akan menjadi target penyerangan, Slamet belum bisa memberikan komentar lebih lanjut. Karena masih dalam tahapan pemeriksaan secara intensif terhadap ke 12 orang terduga teroris.

Jadi wilayah titik mana saja kantor polisinya, memang belum diketahui lokasinya. Apakah kantor polisi di wilayah perkotaan atau daerah. Namun pastinya kantor polisi yang ada di wilayah Sumsel

” Sekali lagi lokasi kantor polisi yang menjadi target kelompok ini belum diketahui, karena masih dalam pemeriksan terhadap ke 12 orang terduga teroris yang belum ditetapkan sebagai tersangka. Karena sesuai undang-undang terorisme, batas waktunya tujuh hari dalam menetapkan status tersangka bagi terduga teroris,” ujarnya.

Ketika diitanyai tentang dugaan asal kelompok jaringan teroris, Slamet mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara diduga ke 12 orang terduga teroris ini berasal dari kelompok Jamaah Anshorut Khilafah (JAK) atau kelompok Jamaah Ansharud Tauhid (JAD). Namun sampai saat ini masih dilakukan pemeriksan lebih lanjut.

“Semuanya masih dilakukan pemeriksaan lebih dalam. Apakah itu JAK atau JAD, bisa jadi juga ada kaitannya dengan kelompok teroris yang ditangkap di wilayah OKU Selatan tahun lalu,” ujarnya.

Slamet mengatakan, mengenai lokasi titik kumpul terduga teroris ini, hasil pemeriksaan biasanya berkumpul di wilayah Muara Enim. Mengenai berapa jumlah orangnya, masih dilakukan pemeriksaan oleh tim Densus 88 Mabes Polri. Diketahui lokasi tempat biasa kelompok ini berkumpul disebuah pondok pesantren.

“Jadi mereka ini kumpulnya di pondok pesantren wilayah Muara Enim. Untuk peran masing-masingnya belum diketahui dan masih dilakukan pemeriksaan. Pastinya dari 12 orang yang diamankan ini semuanya laki-laki. Usianya ada yang muda dan ada yang tua,” ujarnya.

Mengenai apakah ada target terduga teroris lainnya yang akan diamankan, Slamet mengatakan, tim Densus 88 Mabes Polri saat ini masih berada di wilayah Sumsel. Terhadap ke 12 orang terduga teroris, masih berada di Mako Brimob Polda Sumsel dan belum dibawa ke Jakarta.

“Jadi sebelum ditetapkannya sebagai tersangka, belum ada diberangkatkan ke Jakarta dan masih diperiksa di Mako Brimob. Intinya sementara ini dari 12 orang itu belum ada yang ditetapkan tersangka karena masih dalam pemeriksaan Densus 88 Mabes Polri,” ujarnya.

Dari pantauan dilapangan Mako Brimob Polda Sumsel, area mako masih dalam penjagaan ketat oleh petugas Brimob Polda Sumsel dengan bersenjata lengkap. Bahkan area mako pun steril dari masyarakat umum terutama dari media.

Tampak personil Brimob bersenjata lengkap, disiagakan di pintu masuk area Mako Brimob Polda Sumsel. Waka Polda Sumsel Brigjen Pol Bimo Anggoro tampak terlihat di area Mako Brimob Polda Sumsel yang memantau pemeriksaan terhadap 12 orang warga Sumsel sebagai terduga teroris.

Diberitakan sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan 12 orang warga Sumsel sebagai terduga teroris di empat kabupaten yang berbeda dalam satu hari pada Minggu (10/12/2017). Sebanyak 12 orang terduga teroris diamankan dibeberapa lokasi berbeda.

Diantaranya di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Muara Enim, Ogan Ilir, dan Banyuasin.  (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here