Laporan Maidi
OGAN ILIR,Jodanews.com-Seluruh elemen Pejabat Desa mulai dari Kepala Desa (Kades), BPD, Pengurus BUMdes, Pendamping Desa, serta perangkat lainnya dari 227 Desa se 16 Kecamatan dalam kabupaten ogan ilir mengikuti Program Bursa Inovasi Desa(BID)
Bursa Inovasi ini merupakan bagian tak terpisahkan dari Model Pengelolaan Inovasi di Tingkat Kabupaten, Acara tersebut berlangsung di gedung serba guna Caram Seguguk Tanjung Senai, Senin (11/12/17) yang dibuka langsung oleh Sekda OI H Herman SH MM mewakili Bupati OI HM Ilyas Panji Alam.
Hadir dalam acara kegiatan program Bursa Inovasi Desa tersebut, Kepala Dinas BPMD Propinsi Sumatera Selatan, H.Yusnin,S.sos.M.Si, Sekertaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir H.Herman SH.MM, Kabagop Polres OI, Kompol Bambang, Kajari OI/ OKI Vipa Aris Astaman SH,MH, Pabung O402 Mayor Ikra, Asisten,Kepala Dinas,Kepala Badan,Kepala Kantor, Camat sekabupaten OI, Kepala Desa Sekabupaten OI, Tenaga Ahli Desa, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, serta Perangkat dan BPD Desa se kabupaten Ogan Ilir.
Sementara Kepala dinas BPMD Sumsel Yusnin Ssos Msi menjelaskan, tujuan Bursa inovasi desa untuk menjembatani kebutuhan pemerintah Ogan Ilir atau solusi bagi penyelesaian masalah, serta inisiatif atau altenatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan dana Desa yang lebih efektif dan inovatif.
Sedangkan kegiatan-kegiatan yang akan diprogramkan dalam Bursa Inovasi Desa yaitu kegiatan-kegiatan yang bernilai inovatif dalam pembangunan Ogan Ilir yang bukan dalam bentuk barang tetapi dalam bentuk ide-ide kreatif yang lahir dan berkembang di Desa, katanya.
Masih kata Nya, Tujuan dari Bursa Inovasi Desa, antara lain sebagai informasi pokok terkait Program Inovasi Desa (PID) secara umum, serta Program Pengelolaan Pengetahuan dan Inovasi Desa secara khusus,
Menginformasikan secara singkat pelaku-pelaku program di tingkat Kabupaten, Kecamatan maupun Desa.
Selain itu,
Memperkenalkan inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di Desa-Desa dalam menyelesaikan masalah dan menjalankan kegiatan pembangunan,kata Yusnin. (Editor Jon Heri)








