Laporan Cindra
Muba, Jodanews – Program GSC ini sudah berjalan di Kabupaten Musi Banyuasin sejak tahun 2014, dan tahun 2017 ini merupakan tahun terkahir adanya dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) dari Program GSC, karena tahun 2018 alokasi dana program disalurkan lewat Dana Desa dalam bentuk Pelayanan Sosial Dasar.
Hal itu disampaikan oleh Napoleon SP, ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) kecamatan Lais kabupaten Musi Banyuasin, usai pelatihan kepala desa dan BPD di Aula Kantor Camat Lais, Rabu (20/12).
Lebih jauh Napoleon mengatakan melalui program GSC ini telah dilaksanakan Pelatihan Kades dan BPD se-kecamatan Lais dengan tujuan dapat mengintegrasikan kegiatan-kegiatan PSD yang selama ini dilaksanakan dengan program dari Pemerintah Desa.
“Kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Pelatihan Masyarakat yang diadakan oleh Program Generasi Sehat dan Cerdas (GSC) Kecamatan Lais,” jelanya.
Bentuk kegiatan elastis dan bisa layanan dasar tentang pendidikan, kesehatan dan layanan pelatihan yang lainya seperti pelatihan guru TK dan PAUD, imbuh Napoleon.
Semantara itu Camat Lais Tazarni S.STP melalui sekcam Lais mengatakan bahwa kegiatan GSC tahun 2017 ini berakhir. Dengan kegiatan ini diharapkan Kepala Desa dapat melanjutkan program GSC dan menyusun rencana GSC melalui musyawarah desa dimasukan RPJMDS Rencana pembangunan jangka menengah desa, harapnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut camat Lais Tazarni SSTP MSi, diikuti oleh kepala desa dan BPD tersebut disampaikan beberapa materi, diataranya Pelayanan Sosial Dasar (PSD), Implementasi GSC dan Dana Desa, Tehnik pendataan Indeks Desa Membangun (IDM), dan Stunting yang disampaikan oleh Fasilitator Kabupaten, fasilatator Kecamatan Program GSC, kasi BPD kecamatan Lais, sekcam Lais dan ketua UPK program GSC kecamatan Lais. (Editor Jon Heri)








