Home HL Sumsel Masih Rawan Peredaran Narkoba

Sumsel Masih Rawan Peredaran Narkoba

157
0
Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews  – Terkait adanya penemuan ladang ganja di Empat Lawang dan Lahat beberapa waktu lalu, mantan Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI) ini mengatakan, pihaknya pun sudah mendapatkan informasi tentang adanya ladang ganja di lokasi lain.
Namun, saat ini pihaknya masih perlu mengembangkan penyelidikan lebih mendalam. “Perlu dipastikan dulu kebenaran informasi tesebut. Kalau memang benar ada, maka akan kita sikat,” tegasnya. Kamis (23/11/2017)
Dirinya menambahkan, tidak menutup kemungkinan melakukan pemantauan melalui jalur udara dengan menggunakan helikopter atau drone. Namun ini juga masih perlu dipastikan terlebih dahulu di lapangan apakah benar di tempat tertentu ada ladang ganja atau tidak.
Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, AKBP Amazona Pelamonia mengungkapkan, Indonesia termasuk Sumsel masih menjadi sasaran empuk peredaran narkoba dari luar negeri karena harga jualnya yang tinggi.
“Di sini satu ji pun bisa sampai Rp2 juta, makanya para bandar internasional masih menjadikan Indonesia sebagai pasar utama. Selama ada permintaan, pasokannya pun akan tetap ada,” ujarnya
Saat ini, pihaknya masih fokus ke seluruh jalur peredaran karena pintu masuk narkoba ke Sumsel tidak hanya satu jalur saja. Jalur darat, laut, maupun udara dari dan ke Sumsel masih sama-sama rawan akan peredaran narkoba.
“Jenis narkoba yang paling banyak masuk ke Sumsel itu adalah sabu, disusul ineks, kemudian ganja. Untuk peredaran narkoba jenis baru belum terpantau masuk ke Sumsel,” tambahnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here