Home HL GSC Gelar Lomba Mewarnai Gambar Tingkat Paud dan TK

GSC Gelar Lomba Mewarnai Gambar Tingkat Paud dan TK

128
0

Laporan Cindra

MUBA, Jodanews – Guna meningkatkan semangat anak generasi sehat dan cerdas menjadi generasi penerus masa depan yang cerah. Generasi Sehat Cerdas (GSC)  mengadakan kegiatan tahunan berupa  lomba kreasi anak dengan mewarnai gambar,  di ruang rapat kantor UPTD Dinas Pertanian dan peternakan kecamatan Lais kabupaten Musi Banyuasin,  Kamis (23/11).

Napalion SP ketua Generasi Sehat Cerdas kecamatan Lais mengatakan lomba mewarnai tingkat Paud  dan TK ini merupakan salah satu bentuk suport  kepada anak-anak, agar anak didik usia dini tersebut bisa saling mengenal satu dengan lainnya.  “Mewarnai merupakan kegiatan yang banyak memberi manfaat bagi anak-anak sebelum mengenal Bahasa Membaca dan Menulis,” Hal tersebut merupakan kegiatan melatih kesiapan anak dalam membaca, sekaligus mensosialisasikan tentang anak kepada masyarakat dan sebagai Kabupaten Layak Anak, katanya.

Lebih lanjut Napalion menjelaskan terkait dengan kegiatan Lokakarya terhadap penginteraksian program Generasi Sehat Cerdas dengan Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD). Karena program GSC ini berakhir sampai dengan tanggal 31 Desember 2017.  Harapan nya walau program GSC tersebut habis yang sudah dilaksanakan selama tiga tahun, Namun kegiatan tetap ada di desa – desa dalam wilayah kecamatan Lais terutama dibidang pendidikan dan kesehatan, jelas Napalion.

Begitu juga yang disampaikan oleh Salah satu ketua pengasuh Paud Tunas Muda kecamatan Lais Damai Yanti S.Sos.I mengapresiasi kegiatan Lomba mewarnai gambar yang diadakan GSC ini karena aktifitas mewarnai merupakan media berekspresi anak selain mulai mengenal warna, dengan krayon atau itulah pertama kali si kecil belajar menggenggam dan mengontrol dapat membantu meningkatkan kinerja otot tangan sekaligus mengembangkan kemampuan motorik anak. Kegiatan mewarnai juga melatih anak berkonsentrasi dan membuat target, mengingat proses mewarnai membutuhkan bidang warna yang harus diselesaikan, ujar Damai.

Peserta yang hadir sebanyak 38 anak usia dini dalam 15 desa, satu desa di wakili dua anak dan didampingi 1 orang guru pengasuh Paud dan TK dalam setiap Desa. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here