Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews – Miris yang dialami Billy (28), warga Panca Usaha Lorong Parlopa Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I, Palembang. Pasalnya, lantaran tidak mempunyai uang untuk menebus biaya persalinan istrinya di rumah sakit membuat dirinya nekat menjual senjata api Jenis FN, Rabu (22/11/2017) malam.
Namun, aksi nekatnya ini pun rupanya diketahui oleh petugas reskrim Polsek SU I, Palembang. Alhasil saat ia hendak bertransaksi dengan calon pembeli senpi itu, dikawasan Jalan Sarjana 7 Ulu. Billy pun berhasil diciduk petugas, namun sang pembeli berhasil kabur dari kejaran petugas.
“Senpi FN itu bukan punya saya pak, tapi punya LV warga Lorong Mutiara. Saya hanya disuruhnya untuk menjual FN itu seharga Rp 5 juta. Dan diimingi uang Rp 500 ribu, jika FN itu berhasil saya jual,” terangnya.
Lanjut pria yang berprofesi sebagai pedagang Eletronilk keliling ini, ia nekat melakukan aksi ini lantaran kepepet uang untuk menembus anaknya yang masih ditahan di rumah sakit.
“Saya butuh yang Rp 500 ribu pak, untuk mengeluarkan anak saya dari rumah sakit setelah istri saya melahirkan,” terangnya.
Sementara itu, Kapolsek SU I, Palembang, Kompol Mayestika Hidayat didampingi Kanit Res, Ipda Alkap menerangkan, penangkapan pelaku setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat kemudian petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan Billy.
“Tersangka akan dikenakan ndang-Undang darurat No 12 tahun 1951, dengan ancaman kurungan penjara selama 10 tahun penjara,”tukasnya. (Editor Jon Heri)








