Laporan: Elan Aryansyah
PALEMBANG, Jodanews – Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Khalid mengatakan penunjukan Dodi Reza Alex sebagai calon Gubernur Sumsel dari Partai Golkar bukan politik dinasti. Melainkan karena banyak pertimbangan.
“Tidak ada politik dinasti dalam penugasan Dodi sebagai calon Gubernur Sumsel dari Partai Golkar, tapi Dodi memang layak untuk dicalonkan dengan banyak pertimbangan,” ujar Nurdin saat acara penyerahan Surat Keputusan (SK) Calon Gubernur Sumsel dari DPP Partai Golkar, Selasa (31/10) di Hotel Arista Palembang.
Dikatakan Nurdin, dari sekian banyak nama kader Partai Golkar di Sumsel sesuai dengan hasil survey tiga lembaga survey nasional, nama Dodi berada diatas terus dan tidak ada pesaing. Padahal saat ini Dodi belum melakukan sosialisasi, namunnya sudah cukup dikenal masyarakat Sumsel.
“Kalau ada nama yang bisa menyainginya, kami DPP pasti tidak akan mencalonkan Dodi, karena kami tahu Dodi baru dilantik sebagai bupati Muba dan Dodi juga sempat ragu-ragu untuk dicalonkan. Tapi akhirnya saya panggil Dodi bahwa penunjukannya sebagai calon Gubernur Sumsel adalah tugas dari partai, dan tidak ada kata tidak bisa,” tugas Nurdin.
Disamping kata Nurdin Khalid, DPP Partai Golkar juga menurun tim investigasi ke Muba mencari tahu reaksi masyarakat Muba terkait rencana pencalonan Dodi sebagai Gubernur Sumsel, dan hasilnya cukup memuaskan, masyarakat Muba sangat mendukung pencalonan putra Alex Noerdin itu.
Dodi juga Nurdin dinilai prestasinya selama duduk di DPR RI sangat menonjol dan mampu menunjukan jiwa kepemimpinannya. Sehingga diyakini jika terpilih menjadi Gubernur Sumsel melakukan lobi-lobi tingkat tinggi untuk mendapatkan sumber pendanaan pembangunan di Sumsel nantinya.
Pada bagian lain Nurdin meminta kepada seluruh kader Golkar Sumsel untuk bahu membahu memperjuangan kemenangan Dodi sebagai Gubernur Sumsel, mulai dari pengurus ranting hingga pengurus DPD I dan II.
“Kepada Fraksi Golkar baik di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota untuk ikut berjuang , karena fraksi ini merupakan ujung tombak pemenangan calon gubernur maupun bupati dan walikota,” kata Nurdin.
Nurdin memerintah kepada tim pemenangan untuk memasang atribut calon gubernur, bupati dan walikota, sehingga sosialisasi calon semakin menyentuh masyarakat.(Editor Jon Heri)








