Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews – Belumlah ada satu minggu terjadinya lakalantas terhadap truk peti kemas, pertama truk peti kemas B 9151UOM warna putih, yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lettu Karim Kadir, RT 01/02, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus Palembang. Minggu (29/10/2017) sekitar pukul 13.00 WIB, truk besar dan peti kemas yang tinggi, tidak seharusnya masuk ke jalan desa yang sempit, apalagi harus satu arah.
Truk peti kemas yang tinggi namun tetap memaksakan diri untuk masuk, akibatnya mobil tersebut menabrak sebuah pohon di tepi kanan jalan. Tak hanya pohon roboh dan menimpa bagian depan kepal truk peti kemas. Selain itu arus lalu lintas jalan pun terganggu, dari arah jalan Musi II menuju Gandus.
“Baru sekali inilah lewat sini pak, muatan peti kemas kosong. Mau ambil kelapa di Gandus, ini datang dari arah jembatan Musi II, waktu lewat tidak tahu peti kemas nabrak dan nyangkut di pohon. Setelah itu barang akan dibawa ke Pelabuhan Boombaru,” ujar sang sopir yang merupakan warga Plaju tampak sibuk menelpon dengan nada penuh emosi.
Dikatakan Marley (36) warga setempat ia sudah sangat resah dengan kendaraan truk maupun fuso yang melintas setiap harinya. “Tiap hari warga sini cuma kebagian debu sama jalan berlubang parah dimana-mana. Harusnya ada rasa tanggung jawab, ini truk peti kemas tinggi tapi masih saja maksakan buat masuk jalan desa sesempit ini,”ujarnya
Terpisah dihari yang sama kecelakaan yang melibatkan truk peti kemas juga terjadi di Jalan AKBP Cek Agus, depan Taman Golf atau Rumah Spa, Kecamatan Ilir Timur II Palembang. Akibatnya sebuh mobil Kijang Innova BG 1260 OI rusak berat dibagin mesin depan, usai beradu kambing dengan truk fuso muatan peti kemas.
“Truk peti kemas itu datang dari Simpang Fatal, dan nabrak mobil Kijang dari arah lapangan golf. Kontainer dak seberapa rusak, namun mobil kijang yang rusak parah, sedangkan untuk sopirnya dibawa ke klinik,” ujar Kuyung (52) salah satu penjaga bengekel yang ada di lokasi kejadian.
Ternyata sang sopir Kijang itu adalah Sarifudin (36), usai kecelakaan warga Jalan Selamet Riyadi, Lorong Lawang Kidul darat, RT 18/02, Kecamatan Ilir Timur II Palembang. Dilarikan ke Klinik Yayasan Diatari Medika, namun pada pukul 13.30 WIB dirujuk ke RSMH Palembang, hanya mengalami, luka lecet di kanan dengan luka robek atau mendapatkan pertolongan pertama saja.
Dirlantas Kombes Pol Taslim Chairuddin SIk MH mengatakan terkait maraknya insiden kecelakaan melibatkan truk peti kemas, dikatakanya, sudah kita rapatkan ada beberapa hal dipahami.
“Dwiline Time, kendaraan punya waktu yang terbatas, menurut presiden jangan lama-lama. Agar arus barang dan jasa jangan barang lancar, sehingga operasionalnya tidak terlalu tinggi, kalau cost operasional naik harus ditutupi keuntungan. Kedua toko-toko tutup sore, nanti kalau tutup malam bisa kita atur untuk melintas di jam-jam yang sepi,” ungkapnya. (Editor Jon Heri)








