Home HL UPGRI Rekruitmen Asisten Laboratorium

UPGRI Rekruitmen Asisten Laboratorium

160
0

Laporan: Hasan Basri

PALEMBANG, JODANEWS – Perguruan tinggi merupakan lembaga pendidikan yang komplek, mempunyai tugas dan peran sebagai institusi pengembang keilmuan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Salah satu sarana yang penting dan memadai dalam pengelolaan perguruan tinggi serta mendukung tercapainya misi dan tujuan perguruan tinggi dalam menjalankan tridarma adalah laboratorium perguruan tinggi.Untuk mencapai semua itu, Universitas PGRI (UPGRI) Palembang berencana bekerjasama dengan perguruan tinggi (PT) lain yang tidak memiliki laboratorium untuk melakukan praktikum di laboratorium terpadunya.Hal ini diungkapkan oleh Rektor UPGRI Palembang Syarwani Ahmad melalui Wakil Rektor III UPGRI Palembang Zainal Abidin saat membuka Pelatihan Asisten Laboratorium Fisika Dasar Laboratorium Terpadu UPGRI Palembang di jalan Jendral A Yani Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Senin (18/9).

Menurutnya, kedepan pihaknya bakal bekerjasama dengan PT lain yang tidak memiliki laboratorium untuk praktik di laboratorium UPGRI Palembang. Sebab, saat ini UPGRI telah memiliki laboratorium terpadu yang siap dipakai kapan saja.

“Disini kita memiliki 33 laboratorium untuk 24 prodi. Diantaranya laboratorium komputer, teknik sipil, teknik elektro, teknik fisika dasar, biologi, kimia, sejarah, geografi, bank mini, perpajakan, matematika, bahasa Inggris, bahasa Indonesia, bimbingan konseling, PAUD, micro teaching, sendratasik, workshop olahraga, perikanan dan lain program studi (prodi) lainnya,” katanya.

Selain itu, ia menambahkan, adanya pelatihan asisten laboratorium ini guna memaksimalkan pemahaman mahasiswanya mengenai praktikum di laboratorium. “Ini yang pertama kita lakukan pelatihan asisten laboratorium fisika dasar. Kedepan akan kita latih juga asisten laboratorium prodi lainnya,” ucapnya.

Senada, Koordinator Laboratorium Terpadu UPGRI Palembang M Bakrie menjelaskan, pelatihan ini dalam rangka rekruitmen asisten laboratorium fisika dasar laboratorium terpadu, dimana yang direkrut itu mahasiswa minimal semester V yang sudah praktik fisika dasar dan dengan kriteria tertentu lainnya seperti nilai akademiknya harus A di mata kukiah fisika.

“Yang kita ambil hanya 10 mahasiswa terbaik dari enam prodi yakni prodi FKIP Fisika, Teknik Kimia, Teknik Sipil, Teknik Elektro, MIPA Fisika dan Budidaya Pertanian. Untuk seleksinya sendiri sudah dilaksanakan ditingkat prodi masing-masing, sehingga kami hanya melakukan pelatihannya selama dua hari dimulai pada 18-19 September pukul 08.00 – 16.00,” jelasnya.
Dikatakannya, saat praktikum nanti, asisten ini tidak lepas dari dosen pembimbingnya. Jadi mereka hanya mendampingi dosen yang mengajar agar juniornya yang praktik dapat lebih memahami, sebab dengan waktu yang ada tidak mungkin dosen tersebut dapat menangani semua pertanyaan dan modul praktikum mahasiswanya.

“Satu SKS praktik ini bobot waktunya 170 menit dengan enam kelompok yang berisi lima orang per kelompoknya. Jadi kalau satu per satu diajarkan praktiknya, maka waktunya tidak efisien. Maka dari itu kita perbantukan asisten laboratorium yang minimal saat praktik dengan enam kelompok ada tiga asisten yang mendampingi dosen tersebut,” urainya.

Nantinya para asisten laboratorium ini akan mendapatkan sertifikat pengalaman kerja khusus dari rektor. “Mengenai uang tranportnya kita masih belum tahu, karena itu adalah kebijakan rektor dan saat ini masih diproses, Selain itu, masa bakti asisten ini hanya sampai semester akhir atau ketika mereka akan menyusun skripsi,” pungkasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here