Laporan Hasan Basri
PALEMBANG, Jodanews – Prestasi yang diukir siswa SMP Xaverius Maria Palembang patut diapresiasi. Usia muda bukan menjadi ukurann untuk berkarya, keenam anak yang terbagi menjadi 3 tim ini kompak menyabet juara 1, 2 dan 3 dalam lomba robotic se-Sumsel dan mengalahkan kandidat dari kabupaten lainnya.
Keenam pelajar tersebut yakni Nabila Khofifa Syarani dan Fernando Flavio Gonzales dengan robot Maria B yang menyabet juara 1. Lalu Alvert Chandra dan Karel Chrisnov Sinurat dengan robot bernama Maria C juara 2 dan Nathasya Wandijaya dan Vania Ruth Dumaria Siregar dengan nama robot Maria A juara 3.
“Ada tiga tim yang akan berangkat dalam Kompetisi Robotic Nasional pada tanggal 27 September nanti di Universitas Negeri Malang. Menjelang persiapan ini kami melakukan sejumlah penyempurnaan pada robot terutama pada sensor infra red,” aku Alvert Chandra, Rabu (13/9).
Sensor tersebut lantas membaca garis pada lintasan track yang sudah disediakan panitia. Beruntungnya, ketiga robot Maria berhasil mencapai garis finish dan secara otomatis memenangkan kompetisi tersebut. “Karena kami juara semua, jadi. Tentu saja kami yakni bisa juara walaupun harus berhadapan dengan seluruh peserta perwakilan dari Indonesia,” ungkapnya.
Tak hanya itu, pada 17 Oktober nanti juga tim robotic ini kembali diundang ke Jakarta dalam rangka kontes robot nasional. Dengan antusias keenam pelajar ini mengaku siap dan optimis bisa meraih juara. “Kuncinya harus teliti dan berkonsentrasi saja. Batre jangan sampai panas, soldernya dilepas. Perakitan komponen dan perbaikan sensor terus dilakukan,” ujar Alvert.
Terkait keberangkatan keenam pelajarnya ke ajang nasional, kepala SMP Xaverius Maria, Dra. Yulita Ins Endang mengatakan, selama ini Robotic memang menjadi program yang diunggulkan. Bahkan tahun ini seluruh anak kelas VII dapat pelajaran tambahan terkait Robotic dasar (pemula). “Kalau mereka berhasil seperti ini akan dapat beasiswa dari skolah, seperti pemotongan SPP bahkan sampai 50 persen,” jelasnya.
Anak-anak tersebut tidak akan berangkat sendirian. Nantinya akan ada pembina mereka yang turut serta mendampingi. “Tahun ini kita khusus ada perolehan prestasi robotic supaya bisa menggali potensi anak-anak. Mereka juga senang dengan hal seperti ini. Intinya kita selalu mendukung mereka dengan sarana dan prsarana,” terangnya.
Oleh sebab itulah, sambung dia, saat ini sekolah mulai memberikan fasilitas kepada siswa yang berminat di bidang robotic dengan menyediakan kegiatan muatan lokal. Dengan harapan, minat siswa di bidang robotic bisa diperdalam sehingga menumbuhkan bibit yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. (Editor Jonheri)








