Laporan Dedi
JODANEWS,- PT. Bhakti Nugraha Yuda yang terletak di desa Terusan kecamatan Baturaja Timur kabupaten OKU merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara di kabupaten OKU, namun penggunaan batubara hasil tambang dikhususkan penggunaannya untuk PLTU ( pembangkit listrik tenaga uap) dikelola oleh PT. BNYE yang memasok energi listrik untuk sebagian di wilayah kabupaten OKU.
PT BNY dan PT. BNYE berada disatu lokasi, walaupun satu lokasi namun secara administrasi terpisah. Hal ini dijelaskan oleh bagian HRD PT. BNY (Hariyadi) saat di sambangi di kantor perusahaan tersebut.
” Kami memang satu pemilik sebagai Perusahaan Terbatas milik pribadi yang berpusat di Jakarta, namun secara Administrasi dan keuangan, antara PT. BNY dan PT BNYE berbeda atau terpisah
Karena itu untuk penyaluran dana CSR juga berbeda. Jadi mungkin apa yang ditanyakan bisa jadi bukan CSR PT. BNY tapi CSR PT. BNYE.” jelas Hariyadi .
Untuk PT.BNY sendiri bentuk CSRnya beragam, ada berbentuk bangunan seperti sumur bor untuk tahun 2017 ini ada 2 titik semuanya di desa Banuayu yang penggunaannya untuk masyarakat umum bukan ke rumah pribadi, kemudian ada bantuan bibit ikan seperti ikan lele dan ikan nila yang langsung diserahkan kepada masyarakat, kalau bantuan seperti bidang keagamaan baru baru ini PT.BNY menyumbang kambing sebanyak 5 ekor, masing-masing desa satu ekor kambing untuk kurban di hari raya Idhul Adha. imbuhnya.
Namun sampai dengan sekarang pihak PR. BNY mengakui bantuan atau penyaluran dana CSR masih terbatas di tiga desa ( Banuayu, Tanjung Kemala dan Terusan) alasannya karena ketiga desa tersebut terletak di sekitar dan bersentuhan langsung dengan lokasi Perusahaan.
“Sementara sekarang ini dari pihak perusahaan baru bisa menyalurkan CRSnya di 3 desa yang bersentuhan langsung wilayahnya dengan lokasi perusahaan, bukannya tidak mau membantu atau menyalurkan dengan desa atau kelurahan lainnya tapi keadaan dan dananya juga terbatas, karena itu baru bisa memprioritaskan untuk di 3 desa yaitu desa Banuayu, desa Tanjung Kemala dan desa Terusan.
Tapi untuk CSR tentu penyalurannya akan di alokasikan setiap tahun sesuai dengan perhitungan di bagian keuangan perusahaan”. tegas Heri.
Awal berdirinya Perusahaan tambang dan PLTU ini sejak tahun 2012, salah satu fungsinya untuk menambah pasokan energi listrik di kabupaten OKU yang disalurkan oleh PT. PLN namun sebagian pemakaian listrik di oku juga masih di pasok dari PLTU Lahat.
sementara untuk kapasitas tambang batubaranya belum bisa diprediksi seberapa lama batubara yang ada bisa terpakai, yang jelas menurut kepala bagian HRD ini, berkaitan dengan banyak atau tidaknya kandungan batubara dilokasi yang ada sekarang ini sampai kini masih terus di survey.
” Banyak atau tidaknya atau berapa ton batubara yang ada dilokasi PT. BNY untuk penggunaab PLTU PT. BNYE mohon maaf bukan kapasitas saya untuk menjawab dan menjelaskannya karena itu sudah ada bagiannya hanya saja setahu saya sampai dengan sekarang lokasi yang ada masih terus di survey, tapi tentunya tidak menutup kemungkinan mensuplay dari luar apabila sudah habis jika kontrak dengan PLN masih berjalan. ” papar Heri.
Kita berharap bentuk bantuan CRS ini seiring dengan keberadaan PT. BNY dan PLTU dapat bermanfaat bagi masyarakat walaupun baru sebagian kecil yang mendapat bantuan mudah mudahan dapat dirasakan juga oleh masyarakat OKU secara keseluruhan dan bantuan yang ada supaya bisa dijaga dengan baik dan dikelola semaksimal mungkin oleh masyarakat sehingga beeguna dan bermanfaat. tutupnya.(Editor Jon Heri)








