Laporan Hasan Basri
PALEMBANG, Jodanews – Sumatera Selatan berdasarkan hasil pemetaan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) masih kekurangan 1300 an guru produktif, untuk jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK). Hal ini diungkapkan oleh Kepala Disdik Sumsel Drs.Widodo, M.Pd saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, Selasa (5/9).
Menurutnya, setelah pemetaan pascaperalihan kepengurusan SMA dan SMK ke pihaknyalah baru didapatkan jumlah sektor yang kelebihan dan kekurangan guru. Maka dari itu, dari hasil yang ada untuk jenjang SMK di Sumsel sampai saat ini masih kekurangan 1300 an guru SMK produktif. “Jadi melalui program keahlian ganda tersebut dapat mengurangi sekitar 40 persen dari kebutuhan yang ada saat ini. Program ini juga sejalan dengan PKG yang saat ini sudah ada beberapa mahasiswa lulusan perguruan tinggi yang telah bekerjasama dalam program tersebut,” ungkapnya.
Sehingga, lanjut Widodo, melalui PKG serta keahlian ganda bagi guru SMK ini pihaknya berharap agar mereka dapat menjadi guru produktif di SMK. “Sementara SMK saat ini lebih bertumbuh dari SMA, maka dari itu dibutuhkan guru produktif untuk semua kejuruan yang ada di SMK,agar kedepannya dapat melahirkan lulusan yang benar-benar kompetan di bidangnya,” pungkasnya (Editor Jonheri)








