Laporan Hasan Basri
PALEMBANG, Jodanews – Tidak menutup kemungkinan akses bagi Perguruan Tinggi untuk menambah kuota dosen, pasalnya keran formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang sudah diumumkan Kemenpankini sudah dibuka. Apalagi Kemenristek Dikti juga sudah mengumumkan kuota untuk setiap Perguruan Tinggi dan siap menampung dosen PNS yang dibutuhkan.
Untuk di Universitas Sriwijaya (Unsri) sendiri, turut kebagian kuota dosen baru yang siap ditempatkan di berbagai bidang ilmu. Meski telah melakukan berbagai upaya menuju word class, namun Universitas Sriwijaya (Unsri) masih kekurangan sebanyak 900 orang dosen lagi.
Rektor Unsri Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE mengatakan, salah satu syarat yang jarus dipenuhi menuju word class adalah memiliki dosen dengan perbandingan 1:25 dari mahasiswa, Sedangkan kalau ilmu sosial 1:30. “Memang Dosen PNS sudah banyak pensiun kalau yang senior, dan untuk yang baru kuotanya sedkit. Ini tantangan bagi saya agar ke depan segera dipenuhi. Unsri juga sebenarnya dapat tapi ia tidak tahu persis jumlahnya berapa lalu prodi mana saja. “Kita memang terbuka dan ujiannya tersentral di pusat. Mudah-mudahan tidak ada permainan. Harus diseleksi kujujuran, ujian karakter dan kepribdian,” ujarnya Selasa (12/9).
Mengantisipasi hal tersebut, guru besar Ilmu Teknik Sipil ini menambahkan, sebenarnya bisa saja Unsri rekrut dosen kontrak BLU yang dibayar oleh Universitas menggunakan PMDP. Tapi cara tersebut dianggap tidak sehat kalau cuma mengandalkan pendanaan internal itu. “Dosen praktis itu mudah, kita naikan saja UKT 3 kali lipat. Tapi itu bukan pendidikan. Pendidikan itu kesampatan seluruh anak-anak agar bisa diakomodir dan perguruan tingginya bagus. Harapan saya emang Unsri berupaya mencari dana lagi dengan kerjasama dan CSR,” terangnya.
Sementara itu, tak hanya Kemenristek Dikti yang membuka formasi untuk dosen. Kementrian Agama (Kemenag) juga tengah membuka kuota bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di seluruh Indonseia. Salah satunya Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang juga tengah membutuhkan 13 jabatan dosen. Ada 20 formasi dengan jenis formasi 3 cumaude dan 18 umum. Adapun kuaifikasi pendidikan meliputi S2 bidang ilmu agama dan umum. Berkas lampiran pengumuman sendiri dapat diunduh melalui situs resmi UIN Raden Fatah di http://radenftah.ac.id (Editor Jonheri ).









