Home HL Kodim 0418/Plg Bersama Ratusan Masyarakat Nonton Bareng Film Pengkhianatan G30 S/PKI

Kodim 0418/Plg Bersama Ratusan Masyarakat Nonton Bareng Film Pengkhianatan G30 S/PKI

133
0

Laporan Abiyasa / Penrem 044/Gapo

PALEMBANG, jodanews – Ratusan warga masyarakat bersama anggota Kodim 0418/Palembang memadati Gedung AIKI Jalan Diponegoro Kota Palembang dalam rangka nonton bareng film pengkhianatan G.30.S/PKI, Kamis (21/9/2017).

Komandan Kodim 0418/Palembang Letkol Inf Ramos Herlandes, SE., M.Si., M.M. yang diwakili Kepala Staf Kodim Mayor Inf Banu Tricahyono dalam sambutannya mengatakan pemutaran film ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pembelajaran kepada masyarakat dan generasi muda tentang sejarah kelam bangsa Indonesia dengan terjadinya kekejaman Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tanggal 30 September 1965 yang telah membunuh 7 orang Perwira Tinggi dan 1 orang Perwira Pertama TNI AD. “Dengan diputarnya film ini, masyarakat terutama remaja menjadi tahu pengalaman sejarah bangsa kita yang pernah mengalami pemberontakan yang dilakukan oleh PKI pada tahun 1965, dimana sudah lebih 19 tahun film ini tidak diputar” ujarnya.

Pada nonton bareng yang dihadiri oleh sekitar 325 orang itu, terdapat berbagai elemen masyarakat mulai dari TNI, siswa dan mahasiswa serta masyarakat. “Kemarin kami sudah meminta kepada para Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk menyampaikan kepada para generasi muda yang ingin menonton untuk datang,” ungkapnya.

Mayor Inf Banu Tricahyono juga mengutarakan bahwa jika ada yang ingin memutar film tersebut agar bisa menginformasikan kepada pihak Kodim 0418/Palembang dan akan diberikan salinan filmnya. “Pemutaran film di Kodim ini adalah awal, jika ada pemuda, masyarakat atau instansi yang akan memutar film ini, kami mempersilakan dan memberikan dukungan dan pengamanan,” tambahnya.

Ia mengaku senang jika ada yang ingin menayangkan film tersebut agar bisa manjadi ajang berbagi tentang sejarah dan mengingatkan bahwa di Indonesia tidak ada ideologi lain selain Pancasila.

Sementara itu, seorang siswa dari salah satu SMU di Kota Palembang Muhammad Ikbal yang menonton film tersebut mengatakan bahwa film ini membuat kita bisa mengenang sejarah. “Saya rasa sejarah ini perlu diketahui oleh anak bangsa dan dikenang kembali karena meskipun ini sudah berlalu dan makna positif yang saya ambil adalah bahwa pengkhianatan terhadap negara tidak boleh lagi terjadi,” ucapnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here