Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews – Menjelang Asian Games yang sebentar lagi akan digelar di kota Palembang, tepatnya di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Benar-benar harus menjadi perhatian khusus bagi pemerintah, terutama untuk keamanannya. Betapa tidak, sudah banyak warga yang menjadi korban aksi pencurian dengan kekerasan yang terjadi dikawasan JSC Palembang.
Dan kali ini naas dialami Febri Dwi Santoso (16) warga Jalan Pangeran Ayin Perumahan Griya Sako Permai Blok V RT 24 RW 01 Kelurahan Sako Kecamatan Sako Palembang ini, dirinya harus merelakan sepeda motor kesayangannya Honda Beat Pop CW tahun 2015 dengan Nomor Polisi (BG) 3985 AAT diambil pelaku kejahatan.
Lantaran tak terima dengan apa yang telah dialaminya, membuat Febri (korban, red) pun mendatangi Mapolresra Palembang guna untuk melaporkan kejadian yang telah dialaminya. Selasa (19/9/2017) sore.
Dihadapan petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang korban mengatakan kejadian yang dialaminya terjadi Minggu (17/9/2017) sekitar pukul 17.30 WIB didalam stadion Gelora Jakabaring Tribun Timur Kelurahan Seberang Ulu (SU) I Palembang.
Dimana saat itu dirinya bersama Wiryo Wibowo (saksi) hendak menonton pertandingan sepakbola yang mempertemukan club kebanggaan Sumatera Selatan (Sumsel) Sriwijaya FC bertemu dengan PSM Makassar.
Namun, saat melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban dan saksi pun langsung dihadang pelaku yang berjumlah 15 orang. ” Salah satu pelaku langsung memukul saya dengan menggunakan bambu panjang Pak,” katanya saat memberikan keterangan kepada petugas.
Setelah dipukul, sambungnya. Dirinya bersama saksi pun terjatuh dari sepeda motor. Takut akan dengan keselamatan dirinya korban dan saksi pun langsung kabur meninggalkan sepeda motor miliknya. ” Saat saya kembali lagi ke TKP, sepeda motor milik saya sudah tak ada lagi Pak,” ungkapnya.
Dirinya berharap, dengan adanya laporan yang ia buat petugas dapat menangkap pelaku yang telah merampas sepeda motor miliknya. ” Saya berharap pelaku segera dapat tertangkap, karena itu motor saya satu-satunya, ” harapnya.
Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara, melalui KA SPK Polresta Ipda Dennie membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan dari korban dengan dugaan pencurian dengan kekerasan.
” Laporannya sudah kita terima, dan selanjutnya akan kita serahkan ke Unit Reskrim Polresta Palembang untuk ditindak lanjuti. Atas kejadian tersebut, korban harus kehilangan sepeda motor miliknya Honda Beat Pop dengan Nomor Polisi 3985 AAT, ” pungkasnya. (Editor Jon Heri)








