Laporan Hasan Basri
PALEMBANG, Jodanews – Kemajuan dunia pendidikan khususnya diperguruan tinggi tak lepas dari biaya kuliah menjadi uang kuliah tunggal (UKT). Untuk kemajuan Kampus yang bernafaskan Islam ini. Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Muhammad Sirozi mengungkapkan, akan melakukan evaluasi terkait pembiayaan UKT sehingga benar-benar berdampak positif bagi mahasiswa.
“Kita baru tiga tahun menerapkan UKT. Kita targetkan mahasiswa UKT selesai pendidikan selama delapan semester saja,” ungkapnya usai memberikan sambutan dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Maba di Gedung Akademik Center (AC), Senin, (7/8/17).
Diungkapkan Sirozi, target selesai delapan semester tersebut juga diberikan kepada mahasiswa peraih bidik misi karena beasiswa yang diberikan tersebut adalah mahasiswa yang memiliki kategori prestasi dan kurang mampu. “Jadi kita akan melakukan pembenahan termasuk oleh para pembimbing skripsi mahasiswa. Tujuannya agar mahasiswa UIN kedepannya bisa selesai hanya delapan semester saja,” ungkapnya.
Selain itu lanjutnya, agar mahasiswa dapat menyelesaikan delapan semester keberadaan dosen yang berkualitas juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi lancar atau tidaknya proses perkuliahan. Dengan memiliki dosen yang berkualitas membuat mahasiswa nyaman, mahasiswa akan bersemangat untuk masuk ke dalam kelas, mengerjakan tugas yang diberikan, belajar untuk lebih menguasai materi yang diberikan, dan bahkan mahasiswa juga akan menyempatkan diri untuk mengunjungi dosen di ruangannya. Hal ini akan sangan membantu mahasiswa untuk segera menyelesaikan kuliah,”pungkasnya. (Editor Jon Heri)








