Home HL Poltekes Palembang Dari Kemenkes RI Survei Gizi Balita Di Muba

Poltekes Palembang Dari Kemenkes RI Survei Gizi Balita Di Muba

142
0

Laporan Cindra

MUBA, Jodanews – Gambaran prevalensi status gizi Belita di kabupaten Musi Banyuasin yang diperoleh dari hasil Riset Kesehatan yang menjadi salah satu dasar untuk menetapkan kebijakan berbasis bukti oleh Poltekes Palembang dari Kemenkes RI, Yang berhasil dipotret adalah prevalensi / kekurangan gizi pada anak usia di bawah lima tahun (Balita), ibu hamil, dan prevalensi pendek / sangat pendek (stunting).
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Musi Banyuasin dr Taufik Rusydi MKes melalui Kabid Kesmas Mgs Syarif Toyib SP SKM MM, Untuk mengawal upaya perbaikan gizi masyarakat, Alumni Poltekes Palembang telah melaksanakan surveilans gizi berupa Pemantauan Status Gizi (PSG) dan PKG disetiap kecamatan dalam wilayah kabupaten Musi Banyuasin (Muba), hal ini bertujuan sebagai alat untuk monitoring dan evaluasi kegiatan serta dasar penentuan kebijakan dan perencanaan kegiatan berbasis bukti.
PSG sebagai upaya monitoring dan evaluasi keberhasilan progam perbaikan gizi guna memberikan petunjuk apakah program yang dijalankan sudah berdampak pada penurunan masalah gizi sesuai yang diharapkan yaitu menurunkan prevalensi stunting, underweight dan wasting.

Menurut Syarif, Pemantauan Status Gizi ini harus dijalankan setiap tahun.
Selain itu, Mgs Syarif Toyib juga mengucapkan terimakasihnya kepada pihak Poltekes yang telah ikut membantu dalam pendataan status gizi tersebut, “Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan dari semua pihak yang ikut melakukan kegiatan ini dan mohon maaf jika pada saat dilapangan terdapat kekurangan,” paparnya, diruang rapat dinas kesehatan Sekayu, selasa (22/8).

Pada kesempatan itu, suvervisor pendamping kegiatan Podojoyo SKM MKes, mengatakan kabupaten Musi Banyuasin termasuk bagus dalam stunting, ia juga mengucapkan terimakasih kepada dinas kesehatan Muba yang telah mendukung dan mensupport   mulai dari level terbawah yakni puskesmas, “Muba mendapat suport yang luar biasa,” ungkap Podojoyo.

Sementara itu, menurut alumni Poltekes Palembang Widiawati (22) yang bertugas sebagai pemantauan dikecamatan Sungai Lilin saat dibincangi mengatakan, kondisi di Kecamatan Sungai Lilin masih dalam keadaan normal. , “Sungai Lilin bagus, masalah gizi cukup baik, untuk stunting tidak terlalu ekstrim,” jelasnya. (Editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here