Laporan Hasan Basri
PALEMBANG, Jodanews – Untuk menciptakan inovasi kreatif mengenai swarna rupa, dengan berbagai bahan yang digabungkan desain grafis Sebanyak 15 mahasiswa akhir Universitas Indo Global Mandiri (UIGM), melakukan inovasi Swarna Rupa di lantai 3 Palembang Icon.
Rektor UIGM Marzuki Ali diwakili oleh kepala biro kemahasiswaan serta Dekan Ilmu Pemerintahan dan Budaya Isabella mengatakan UIGM sendiri ada jurusan khusus Komunikasi Desain Visual (DKP), yang mana mereka yang sebentar lagi mau tamat harus menciptakan sebuah layanan visual yang bermanfaat di lingkungan masyarakat. “Jadi setiap tahun untuk semester 8 atau akhir, kita memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk membuat sesuatu seperti papan visual atau aneka kerajinan,” katanya.
Pameran swarna rupa biasanya di selenggarakan area tempat, untuk tahun ini kita pilih Palembang Icon lantai 3 sebagai tempat pameran, soalnya disini banyak sekali masyarakat Palembang dan warga luar datang ke area tersebut. “Makanya selama 2 hari ini, kami menampilkan beberapa kerajinan mahasiswa jurusan DKP. Tadi ada slogan himbauwan visual yang bermanfaat bagi anak-anak, dan ada juga slogan baju muslim serta ban bekas disulap menjadi sebagai kerajinan jam dinding,” jelasnya.
Peserta yang ikut ada 15 orang, dimana pameran swarna rupa bertujuan sebagai ajang menyalurkan bakat mereka, sehingga masyarakat bisa ikut mencontoh apa yang dilakukan mahasiswanya. “Penilaian kita serahkan kepada tim Dosen DKP, bagi yang terbaik akan mendapat apresiasi dari pihak Rektor UIGM,” ungkapnya.
Sementara itu, peserta Apriyani, dimana Ia menciptakan iklan layanan Best Buddy Friendship Of Human and Dog, yang mana iklan tersebut berisi ajakan kepada para pemelihara hewan anjing untuk tidak meninggalkan atau menelantarkan.
“Sebab kebanyakan masyarakat senang melihat waktu anjing masih kecil saja, namun karena sudah besar mereka pun semakin bosan dan ada juga membiarkan mereka pergi serta menelantarkan mereka. Kita ingin para pemeliharan hewan anjing untuk tetap menjaga peliharaanya,”ujarnya.
Lain halnya dengan salah satu peserta mahasiswa semester 8 UIGM Anisa menceritakan berhubung nanti mau tamat, jadi mahasiswa harus menciptakan sebuah inovasi. “Saya sendiri menciptakan iklan layanan masyarakat berbentuk sebuah papan himbau, dengan tema pentingnya peranan orang tua dalam penggontrolan penggunaan Gadget pada anak usia 2-5 tahun. Sehingga orang tua yang melihat dan membaca bisa mencegah anaknya agar tidak terkena bahaya gadget,” katanya.
Ia menilai gadget sekarang bukan hanya mendidik saja, namun bisa sebagai perusak otak dan penghancur hubungan keluarga. “Seperti jika anak terlalu banyak main gadget, pertama anak bisa malas belajar, telat makan dan komunikasi anak dan orang tua semakin berkurang. Makanya para orang tua harus teliti dalam memperkenalkan gadget ke anaknya,” jelasnya. (Editor Jonheri)









