Home HL Kasus Pembakar Lahan di Sumsel Tahun 2017 Semakin Menurun

Kasus Pembakar Lahan di Sumsel Tahun 2017 Semakin Menurun

131
0
Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews  – Menindak lanjuti kasus pembakaran lahan di Sumsel kini terus lanjut. Sejak tahun 2017, setidaknya yang tercatat ada dua pelaku pembakaran lahan yang saat ini masih diproses kelengkapan berkas dan nantinya akan diserahkan ke kejaksaan.
“Dua pelaku ini ditangkap di daerah Ogan Ilir, usai membakar lahan, saat ini sedang proses kelengkapan berkas dahulu,” kata Asops Kapolri, Irjen, Iriawan usai rapat koordinasi Karhutla di Desa Sungai Rambutan, Ogan Ilir, Sumsel, Selasa (15/8/2017).
Sebelumnya ditahun 2015 kejadian karhutla yang menyebabkan kabut asap sangat menganggu bahkan asap sampai terkirim ke negara tetangga. Belajar dari hal ini, ditahun 2016 karhutla dapat diminimalisir dan ditahun 2017 ini kembali menurun.
“Saya lupa total lahan yang terbakar tahun 2016. Tapi, ditahun 2017 ini menurun 80 persen dari tahun 2016,” terangnya.
Menurutnya, turunnya tingkat karhutla ini lantaran, masyarakat sudah sadar akan kerugian yang diderita akibat karhutla. Selain itu juga ada terobosan seperti pantauan hotspot, skat kanal dan beberapa lainnya. Ia mengapresiasi penanganan karhutla di Sumsel. Ini tentunya dampak dari saling bahu membahu dalam penanganan karhutla ini.
“Untuk hari ini saja tidak terpantau hotspot sedangkan kemarin hanya terpantau satu hotspot,” pungkasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here