Laporan Hasan Basri
PALEMBANG, Jodanews – Peringatan Milad Ikatan Pelajar Muhammadiyah ke 58 di Auditorium Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan (Sumsel) Selasa (15/8) dipadati Sebanyak 700 orang dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah kota Palembang tingkat SMA/SMK Palembang.
Dalam kegiatan tersebut merupakan salah satu untuk penguatan karakter melalui pendidikan, sehingga para pelajar bisa memiliki wawasan berilmu dan berakhlaj mulia. Acara Milad tersebut berbagai pertunjukan dan drama kolosal ditampilkan oleh pelajar SMA/SMK kota Palembang. Selain itu juga menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan (Disdik) kota Palembang sebagai pemateri kegiatan Milad ke 58.
Saat ditemui usai memberikan sambutannya, Kepala Disdik kota Palembang H. Ahmad Zulinto, S.Pd.MM melalui Kasi kurikulum SMP Disdik kota Palembang Surmana mengatakan Pihaknya sangat mengapresiasi dalam acara milad ikatan pelajar Muhammadiyah Palembang ke 58 ini . “Tentu kegiatan tersebut sangat bagus dimana semua pelajar muhammadiyah kota menyemarakan hari jadinya terutama dalam rangka dan menggali potensi pelajar di muhammadiyah, dan dari sini bagaiamana para guru bisa mencari bakat pelajar. Kita harus berdayakan mereka yang memiliki keterampilan lebih, seperti ada pertunjukan drama kolosal dan lainnya. Sehingga sesuai dengan tujuan pendidian nasional revolusi,” katanya.
dikatakannya, Sekarang ini yang paling utama para guru harus memberikan pendidikan berkarater yang harus dikedepankan secara global bukan regional. Kemudian para pelajar ini bukan bersaing secara regional, melainkan seluruh pelajar harus sanggup meningkatan kemampuan dan ilmu bernegara yang baik. “Makanya itu kegaiatan milad tersebut, harud dorong. Kita dari Disdik kota terus memotivasi stimulus. Mereka ini calon kesatuan republik indonesia. Dan perlu diberikan sebuah kegaiatan yang postif dari aktivitas di sekolah,” jelasnya.
Menurut Surmana, masalah karater ini sudah dari dulu diterapkan. Pendidiakan karakter ini biasanya di dapat melalui pembelajaran PKN dan Agama, namun sekarang ini tidak hanya guru itu saja yang mengajari pendidikan karater. Melainkan semua guru harus ikut mengajarkan cara anak disipilin, berbahasa indonesia dan berprilaku yang baik. Sebab bukan dari tanggung jawab guru agama dan PKN. Tapi semua guru harus bertanggung jawab, sesuai mawacita kita harus mengimplementasikan,” paparnya.
Sementara itu, Ketua Umum acara Milad Ikatan Pelajar Muhammadiyah ke 56 Ari Budi Pratama mengatakan rangkai ini tidak lain sebuah perayaan atau hari Milad Muhammadiyah. “Kita juga mengundang seluruh pelajar Muhammadiyah yang ada di kota Palembang baik SMA/SMK untuk menyemarakan hari tersebut,” katanya.
“Acara yang digelar ini kita harapkan untuk pembentukan identitas pelajar muslim di Indonesia. “Diharapkan adanya kegiatan Milad terbentuklah pelajar muslim yang berakhlaq mulia dan berilmu dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran Islam, sehingga terwujud masyarakat islam yang sebenar-benarnya dimasa yang semua serba canggih,” pungkasnya. (Editor Jon Heri).








