Laporan Hasan Basri
PALEMBANG, Jodanews – Sudah menjadi ajang berharga bagi setiap umat muslim di Dunia untuk berbagi rezeki di hari raya idul adha.Tak Terkecuali di Indonesia, Mulai dari instansi pemerintah. Perusahaan swasta hingga sekolah tak mau melewatkan kegiatan berbagi terhadap sesama ini.Khusus di sekolah, idul adha selalu merupakan waktu yang tepat .Untuk memberikan pemahaman dan pendidikan mengenai kepedulian sosial. Pasalnya, aksi berkurban diharapkan mampu memberikan nikmat kebahagian berbagi.Antara siswa dengan orang disekitarnya yang kurang mampu.
Sekolah Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) I tak mau ketinggalkan memanfaatkan momen idul adha. MAN 1 Palembang misalnya, yang juga telah menyediahkan hewan kurban sebanyak 4 ekor sapi. ” Hewan kurban disiapkan merupakan hasil arisan tahunan penghuni sekolah, dalam hal ini guru dan karyawa, rinciannya satu orang membayar 2.200.000, kegiatan ini sudah dilakukan rutin tiap tahunnya,” ujar Kepsek MAN 1 Palembang, Rusmala Dewi Z, Rabu (30/8)
Nantinya, dikatakan Rusmala setiap daging kurban akan diberikan kepada warga sekitar sekolah yang tidak mampu, siswa dan penghuni sekolah. Untuk proses penyembelihan akan dilakukan sepenuhnya oleh siswa , guru dan orang tua. ” Lewat cara ini siswa dapat menerapkan konsep berkurban terutama dalam prinsip berbagi terhadap sesama karena mereka terjun langsung ke prosesnya,” ujarnya
Tak hanya di MAN 1 yang ikut berkurban tahun ini. SMA N Sumsel dan beberapa sekolah negeri seperti SMP N 10 Palembang dan SMA N 6 Palembang turut mengadakan kegiatan kurban. Seperti di SMA N Sumsel misalnya, Sekolah yang berada di jalan pangeran ratu kecamatan seberang ulu I, sudah beberapa tahun belakangan menggelar kegiatan berkurban. Tahun ini,pihaknya menyiapkan 2 ekor sapi yang akan dibagikan kepada masyarakat sekitar sekolah “Syukur tahun ini pihak sekolah kembali bisa berkurban, dimana untuk sekarang baru ada 2 hewan kurban sapi yang disiapkan,” ujar kepala SMA N Sumsel, M Ridwan Aziz. M.Pd.
Lebih jauh, Ridwan menerangkan, hewan kurban berasal dari pengumpulan dana dengan mengadakan tabungan kurban bagi guru dan karyawan sekolah. Program ini sudah dilakukan selama lebih kurang 1 tahun. ” Khusus Guru dan karyawan untuk program tabungan kurban, siswa tahun ini hanya dipersiapkan untuk membantu proses berkuban, misalnya memotong dan membagikannya ke masyarkat,” tuturnya.
Pelibatan siswa dalam proses kurban mampu memberikan pembelajaran dan pemahaman langsung ke siswa. Sebab semua siswa dari kelas 1 hingga 3 akan terlibat. ” Semua siswa tidak pulang kerumah karena libur idul adha hanya satu hari, jadi dengan adanya acara kurban diharapkan bisa menyemarakan perayaan idul adha disekolah,” pungkasnya.(Editor Jon Heri)








