Home HL 25 Pelajar SMA Maupun SMK Dikirim Ke Tiga Negara Internasional

25 Pelajar SMA Maupun SMK Dikirim Ke Tiga Negara Internasional

168
0

Laporan Hasan Basri

PALEMBANG, Jodanews – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel mengirimkan 25 pelajar SMA maupun SMK yang terpilih ke tiga negara Internasional dalam upaya untuk menciptakan pola pikir dan wawasan yang luas bagi siswa SMA dan SMK.

Program yang digagas Pemerintah Provinsi Sumsel bekerjasama dengan tiga negara tujuan yakni Paris, Perancis dan Swiss Zeland akhirnya menyeleksi 25 siswa dari ribuan siswa SMA dan SMK di Sumsel. Program ini nantinya, siswa akan menempuh pendidikan selama satu bulan di sekolah tujuan dengan harapan pola pikir, wawasan dan keilmuan akan lebih maksimal.

“Jadi siswa akan kita kirim dalam waktu dekat dan dibulan yang akan datang gantian siswa mereka yang akan datang ke Sumsel,”ujar Kepala Dinas Pendidikan Drs Widodo MPd usai Lounching program student exchange to france di Aula SMA Negeri 1 Palembang, Kamis (24/8).

Widodo menegaskan bahwa siswa yang dikirim bukan hanya belajar tentang sains dan teknologi di swiss zeland, Perancis dan Paris akan tetapi juga mengenalkan kearifan lokal yang ada di Sumatera Selatan. Sehingga, ketika bicara Indonesia maka mereka tak hanya mengenal Bali tapi juga Sumatera Selatan yang memiliki kearifan lokal yang luar biasa. Mulai dari kuliner pempek kapal selam yang diakui sebagai kuliner yang fenomenal, sungai musi, jembatan Ampera dan lain sebagainya.

“Dan yang tak kalah penting adalah kita menjadi host city pesta olahraga bangsa-bangsa Asia dengan menyedot sedikitnya 45 negara yakni Asian Games 2018. Termasuk tiga negara macan dunia yakni Cina, Jepang dan Korea,”urainya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Palembang Drs Nasrul Bani MM sebagai salah satu sekolah yang siswanya dikirim pada program ini menyampaikan agar siswa bisa menjadi inspirasi bagi siswa lainnya. Pasalnya, kedepan program student exchange to france ini akan terus berkelanjutan hanya saja siswa harus mampu bekompetisi dalam seleksi. “Karena keahlian minimal adalah bahasa Inggris, sehingga siswa bisa aktif memperkenalkan Palembang, Sumsel dan Indonesia pada umumnya,”terang Nasrul.

Termasuk juga sebagai sekolah yang memiliki predikat juara nasional sekolah sehat akan dipresentasikan sehingga mereka juga termotivasi selain pelajar yang dikirim juga termotivasi belajar di negara lain. “Mereka sudah dibekali bahasa Inggris dan tetap membawa etika ketimuran. Dan ini free baik akomodasi, tempat tinggal dan lainnya. Hanya butuh membeli tiket menuju ke Paris, Perancis atau ke Swiss Zeland,”tukasnya.

Hal serupa juga diakui kepala SMA 3 Palembang Dra HJ Rusdiana MSi mengaku, telah menunjuk siswa untuk menjadi utusan sekolah mengikuti studi ke Prancis. “Tindak lanjut kerjasama beberapa waktu lalu, dengan mengirim siswa dan guru untuk mengikuti studi di sana,”

lanjutnya Rusdiana Selain itu, lanjut Rusdiana, selama di luar negeri para siswa akan mempromosikan keunggulan Sumsel.” Diutamakan siswa yang mampu berbahasa Inggris karena ini modal utama,” tukasnya

Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten IV Bidang Administrasi Umum Pemprov Sumsel Joko Imam Santoso, dan sejumlah Kepala Sekolah SMA/SMK di Palembang (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here