Home HL Serunya Meluncur dengan Flying Fox Di Semende

Serunya Meluncur dengan Flying Fox Di Semende

182
0

Laporan : Marshal

MUARA ENIM, Jodanews  – Meluncur dengan tali dari pematang (bukit kecil) ke Pematang seberang dikenal dengan Flying Fox, saat ini menjadi permainan yang sangat popular dan disukai oleh semua kalangan, baik anak-anak, remaja, pemuda, bahkan kaum dewasa di Kabupaten Muaraenim Khususnya di Semende.
Menurut Marsal warga Muaraenim yang datang ke lokasi Flying Fox di tempat Wisata Talang Gudang Kecamatan Semende Darat Laut tadi siang (9/7/2017).  menuturkan alangkah serunya dan mendebarkan meluncur di kawat baja dari atas ketinggian tertentu lalu meluncur deras turun, hanya berpegangan pada seutas tali.
Persiapan sebelum meluncur, anda diwajibkan memakai pengaman standar internasional yang dipakaikan oleh instruktur, tanpa instruktur anda tak akan bisa memakainya sendiri karena terlalu ruwet. Pertama, anda harus memakai pakaian berupa tali temali atau sering disebut Harness (Baju Zirah), pakaian ini dipakaikan melalui kedua kaki kita hingga menjepit selangkangan, sebagian masuk melalui leher dan dikalungkan. Tali-tali di dada dihubungkan dan dikunci, tali-tali yang ada dipinggang dan di selangkangan juga dikunci seperti kalau kita memakai ikat pinggang. Ujar Marsal.
Marsal juga menambahkan Hendaknya harus memakai sarung tangan dan helm sebagai perangkat pengaman lainnya.
Setelah siap,  akan dihubungkan dengan tali sebagai pengaman (seperti pengaman pada panjat dinding) untuk melindungi kita jika kita jatuh atau terpeleset sewaktu naik ke tiang besi yang telah disiapkan. Di ketinggian tertentu (kurang lebih 4-7 meter dari permukaan tanah) dari tiang besi tersebut ada pondok disekitar itu, tempat pijakan untuk meluncur, berupa papan dari kayu yang tidak terlalu lebar. Tantangan sudah dimulai saat kita mulai menaiki tangga yang tertempel di tiang besi. Memanjat dengan sudut 90 derajat membuat kaki gemetaran dan jantung berdebar kencang, terlebih ketika sampai di papan tempat peluncuran, untuk menempatkan pantat agar bisa duduk saja rasanya sulit sekali. Apalagi saat harus melihat ke pemandangan yang sangat indah, wow talinya panjang sekali (sebaiknya tidak melihat ke bawah, arahkan pandangan mata jauh ke depan untuk mengurangi rasa takut). Harapnya.
Masih menurut Marsal Di tempat peluncuran sudah ada instruktur yang akan mengaitkan pengaman yang sudah kita pakai dengan yang tergantung di kabel baja stainless dan katrol yang akan membawa kita meluncur ke bawah. Ada dua tali sebagai tempat pegangan tangan. Saat akan menjatuhkan kaki inilah dibutuhkan keberanian, sebab beban tubuh akan tertarik oleh gravitasi bumi. Instruktur menyuruh untuk menekuk lutut dan menghitung: satu, dua, tiga…. serrrrr…… meluncurlah kita dengan bebas disertai ekspresi teriakan yang menakjubkan, sekaligus kepuasan karena terlepas dari beban yang sejak naik ke tiang besi sudah terasa berat kita pikul.
Sungguh permainan yang sangat mendebarkan untuk menguji nyali serta keberanian kita mengatasi rasa takut dan takut akan meluncur di tali baja itu. Ungkapnya (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here